Sering Lupa? Ada Cara Mengatasinya Lho..

15 Oktober 2014 Artikel Kesehatan


Kebanyakan orang sering menjadi lupa tiba-tiba saat ingin melakukan sesuatu ataupun ingin membicarakan sesuatu. Hal tersebut bukan suatu kesalahan biasa, tapi dapat menjadi kebiasaan bahkan penyakit yang harus diatasi. Penyakit lupa ini tidak hanya menyerang kaum tua, kaum muda pun sering terkena penyakit ini. Tentu ini merupakan hal yang sangat tidak diinginkan.

Penyakit lupa dapat disebabkan dari berbagai faktor, seperti kurang tidur, gangguan fisik seperti terbentur kepala, alcohol, dan Alzheimer (pikun). Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

1. Konsumsi Omega-3

Salmon, sarden, dan jenis ikan yang mengandung minyak lainnya sangat kaya akan Omega 3 dipercaya dapat memperkuat memori dan performa otak.Omega 3 efektif menurunkan peradangan arteri dan memperbaiki lapisan pelindung syaraf. Konsumsi ikan tiga kali seminggu dan minum supplemen minyak ikan secara rutin akan membantu menguatkan memori anda.

2. Konsumsi Teh Hijau

Bangsa Cina telah lama percaya bahwa mengkonsumsi teh hijau baik untuk memori Anda . Para peneliti mengatakan teh hijau mengandung zat EGCG (epigallocatechin gallate - 3) sangat tinggi, yang merupakan sumber antioksidan. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Molecular Nutrition & Food Research, EGCG bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit degenerative, yaitu penyakit yang terjadi seiring bertambahnya usia,sertadapat meningkatkan fungsi kognitif dan memori . Minumlah tiga cangkir teh hijau organik setiap hari untuk meningkatkan memori Anda.

3. Olahraga

Olahraga yang rutin dapat meningkatkan jantung dan memperbanyak oksigen di otak sehingga membantu pertumbuhan sel-sel baru. Tidak harus ke gym, aktifitas fisik yang ringan pun bisa membantu mempertahankan fungsi kognitif hingga 30%.

4. Membuat Catatan

Biasakan membuat daftar kegiatan di kertas atau buku kecil. Mencatat ternyata bisa meningkatkan kemampuan otak untuk menghafal hingga 20%.

5. Membaca buku

Membaca buku, seperti novel, dapat melatih otak untuk berpikir dari menebak alur dari cerita novel tersebut. Menurut penelitian dari Mayo Clinic, membaca dapat menurunkan resiko penyakit lupa hingga 30-50%. Jadi, biasakanlah untuk membaca buku saat waktu senggang.

6. Tenangkan Pikiran

Jangan panik dan memaksakan diri untuk mengingat sesuatu. Tenangkan pikiran Anda. Kita akan mudah berpikir untuk mengingat kembali saat pikiran sudah relax dan fresh.

Semoga bermanfaat!

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)