Sering Kesemutan? Hati-Hati Bisa Terkena Penyakit Serius Ini

23 Oktober 2016 Artikel Kesehatan


Anda pernah mengalami kesemutan? Penyebab kesemutan biasanya karena terlalu lama duduk atau tidur dengan tangan ditindih. Sebaiknya Anda jangan abaikan gejala ini karena kesemutan bisa mengindikasikan beberapa penyakit berbahaya. Diantaranya, hipertensi, saraf terjepit, diabetes melitus dan masalah pembuluh darah. Dr. Tiara Anindhita, SpS dari Departemen Neurologi FKUI, mengatakan bahwa kesemutan atau parestesia dalam medis adalah sensasi spintan yang abnorma di daerah persayarafan tertentu. Pada parestesia, sensasi ini muncul secara spontan tanpa adanya stimulus.

Ada beberapa penyakit yang ditandai dengan gejala kesemutan diantaranya:
1. Diabetes melitus atau kencing manis

Penderita diabetes melitus bisa mengalami kesemutan karena terjadi kerusakan pada pembuluh darah. Sehingga, peredaran darah ke ujung-ujung syaraf terganggu. Kondisi seperti ini mampu diatasi dengan cara mengontrol kadar gula darah secara tepat. Selain itu juga konsumsi obat-obatan seperti vitamin B dan B12.

2. Stroke
Kesemutan ini disebabkan oleh sumbatan pada pembuluh darah di bagian otak sehingga saraf-sarafnya rusak atau mati. Tanda lain yang ditunjukkan oleh penyakit stroke, lumpuh dan rasa kebas separuh badan, buta sebelah mata, pusing dan penglihatan kabur. Kesemutan karena stroke bisa berlangsung selama beberapa menit. Umumnya terjadi di waktu sebelum tidur dan setelah bangun pagi. Keadaan ini mesti segera ditangani karena dapat berkembang menjadi stroke berat.

3. Penyakit jantung
Terjadinya komplikasi jantung dan syaraf dapat mengakibatkan kesemutan pada tubuh. Penderita penyakit jantung yang sedang melakukan operasi pemasangan klep, ada bekuan darah yang menempel. Bekuan tersebut dapat terbawa oleh aliran darah menuju otak sehingga terjadi serebral embolik. Jika sumbatan di bagian otak mengenai daerah pengatur sistem sensorik, maka penderita akan merasakan kesemutan di sebelah badan. Apabila sumbatan mengenai daerah sistem motorik maka, kesemutan itu disertai dengan kelumpuhan.

4. Infeksi tulang belakang
Infeksi tulang belakang adalah salah satu penyebab kesemutan pada tubuh. Infeksi ini mengakibatkan bagian tubuh dari pusar ke bawah tidak bisa digerakkan. Penderitannya tidak bisa mengontrol saat buang air kecil bahkan sulit buang air besar. Penyakit ini biasa disebut mielitis atau radang sumsum tulang belakang. Tingkat kesembuhannya tergantung dari seberapa parah kerusakan. Sebagian orang ada sembuh dan sebagian lagi lumpuh.

5. Rematik
Rematik merupakan penyakit yang disebabkan oleh syaraf terjepit akibat sendi pada engsel. Kesemutan yang ditimbulkan oleh rematik disertai rasa tebal pada jari-jari sehingga kurang sensitif saat menyentuh sesuatu. Gejala kesemutan akan hilang setelah rematik sembuh.

Itulah beberapa penyebab kesemutan sebagai gejala penyakit. Jadi, jangan abaikan!

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)