Sering Begadang? Waspadai Berbagai Penyakit Berbahaya yang Mengintai!.

24 Juli 2013 Artikel Kesehatan


Seberapa seringkah Anda begadang? Mungkin ada yang sekali-kali atau hampir tiap hari. Ya, di zaman ini, kita yang sebagai pekerja atau pelajar sering dituntut cepat dalam mengerjakan tugas. Tidaklah heran jika kita sering begadang karena harus lembur, ingin menonton film kesukaan atau SBKS (Sistim Belajar Kebut Semalam).

Sebenarnya lamanya waktu tidur yang baik minimal 8 jam dalam sehari. Namun karena berbagai aktivitas yang begitu pada membuat kita harus merelakan jam tidur kita untuk menyelesaikan urusan aktivitas sehari-hari. Memang dalam jangka pendek begadang membuat kita merasa mengantuk saat menjalani pagi hari. Namun jika terbiasa dengan begadang dalam jangka panjang maka urusannya akan mengarah ke kesehatan.

Kurang tidur dalam jangka panjang membuat anda harus berurusan dengan penyakit - penyakit yang berbahaya berikut.

1. Sering merasa depresi dan kegelisahan
Sudah bukan rahasia umum lagi jika kurang tidur membuat seseorang gusar dan gelisah keesokan harinya. Dalam jangka panjang, terus-terusan kurang tidur bisa memicu depresi dan kegelisahan yang merupakan salah satu bentuk gangguan kejiwaan.

2. Mudah Obesitas dan diabetes
Tidur yang tidak teratur bisa meningkatkan kadar gula darah dalam dan memperlambat laju metabolisme. Studi lainnya menunjukkan bahwa pola tidur juga bisa mempengaruhi pilihan menu makan. Seseorang yang kurang tidur cenderung memilih menu makan yang tidak sehat seperti junk food.

3. Memicu penyakit Stroke
Tidur kurang dari 6 jam sehari lebih rentan mengalami serangan stroke karena ketika tubuh kurang tidur, pembuluh darah ke otak akan melebar dan seringkali kita merasakan sakit kepala saat bangun terlalu awal. Risikonya semakin tinggi jika dibarengi juga dengan obesitas, diabetes dan hipertensi.

4. Kanker
Kabar kurang menyenangkan ini diberikan untuk para perempuan yang bekerja di shift malam dan mengalami gangguan pola tidur. Kurang tidur juga dikaitkan dengan kanker usus besar.
Tidur itu sifatnya restoratif (memulihkan kondisi tubuh). Jika tidak terpenuhi, tubuh akan menderita karena setiap beraktivitas, anda pasti terkena paparan radikal bebas sehingga salah satu cara yang alami melawan radikal bebas adalah tidur.

5. Mudah berisiko sakit jantung
Penelitian di Eropa menunjukkan, tidur 7 jam sehari bisa mengurangi risiko sakit jantung hingga 65 persen. Tentunya juga harus didukung dengan diet yang sehat dan olahraga teratur. Apabila kurang dari 7 jam anda tidur, maka jantung kurang mendapat pasokan oksigen sehingga jantung sering berdebar-debar.

(Dikutip dari berbagai sumber)