Senyum Terlalu Sering Mengakibatkan Kerutan?

2 April 2015 Artikel Kesehatan


Sebagai makhluk yang memiliki emosi, manusia mengekspresikan dirinya dengan berbagai macam cara. Salah satunya adalah tersenyum. Tersenyum merupakan bentuk ekspresi senang atau merasakan sesuatu yang lucu.

Saat Anda tersenyum atau tertawa, wajah akan membentuk pola atau garis senyum yang sama setiap saat, dan saat Anda tersenyum garis-garis tersebut semakin terlihat jelas. Lalu semakin lama Anda menyadari bahwa garis atau kerut yang dihasilkan oleh senyum Anda tidak juga hilang meski Anda berhenti tersenyum atau tertawa. Tak jarang kaum hawa membenci hal ini, kerutan di wajah dianggap sesuatu yang mengganggu.

Dilansir dari health.com.com, penyebab utama muncul garis atau kerutan ini terletak pada elastisitas kulit Anda. Tubuh memang secara alami mengalami penuaan seiring berjalannya waktu, termasuk mengalami kerusakan struktur dasar kulit seperti kehilangan kolagen, lemak dan kemampuan peregangan otot. Kemampuan kulit yang mudah keriput atau tidak juga bisa dipengaruhi secara genetik. Konsentrasi melanin dan produksi minyak di wajah juga bisa mempengaruhi seberapa cepat Anda memiliki keriput wajah.

Namun, sayangnya hal tersebut tidak bisa Anda atasi. Salah satu cara agar tidak gampang timbul garis keriput di wajah adalah menghindari paparan sinar ultraviolet ke wajah. Itu adalah faktor yang memegang peran penting sebagai penyebab keriput di wajah karena membawa radikal bebas yang mempercepat penuaan dini pada kulit.

Tidak lupa pula untuk mengimbangi asupan makan sayur dan buah kaya antioksidan yang akan membantu mempercantik kulit secara alami sekaligus mencegah penuaan dini atau menyingkirkan kerutan dari wajah. Bukan berarti melarang Anda tersenyum, tetaplah tersenyum. Karena ada pepatah islam mengatakan bahwa "Senyum adalah ibadah", jadi tetaplah tersenyum.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)