Selain Makanan, Kebiasaan Kita Makan Juga Mempengaruhi Kesehatan Lho...

13 Mei 2013 Artikel Kesehatan


Untuk menghindari penyakit kronis seperti stroke, diabetes, serangan jantung, hipertensi dan penyakit kronis lainnya, tentu kita harus memiliki batasan untuk mengonsumsi makanan dalam kemasan, makanan cepat saji dan makanan olahan serta mengandung gula. Salah satu cara untuk mencegah penyakit kronis masuk ke dalam tubuh, kita harus mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi yang baik bagi tubuh.

Namun tidak hanya konsumsi makanan saja membuat kita dikatakan sehat. Ternyata cara makan kitalah yang juga mendukung kita untuk terhindar dari penyakit pembunuh seperti yang diketahui. Terkadang kita mengabaikan cara makan kita seperti tergesa-gesa saat makan juga menimbulkan risiko yang sama seperti penyakit kronis.

Memang terkadang di tengah-tengah kesibukan kehidupan modern sekarang ini, apa yang kita masukkan itu sering luput dari perhatian kita. Karena itu, tidak heran penyakit-penyakit menjadi pembunuh utama kita sekarang ini.

Lalu bagaimana cara membenahi kebiasaan makan kita dengan baik? Anda dapat mengikuti kebiasaan baik berikut ini:

1. Buatlah bekal makanan dari masakan sendiri

Mengonsumsi makanan yang dibeli di luar dengan makanan yang dimasak sendiri pasti tidak sama kualitas dan pengaruhnya. Makanan yang dari dapur, Anda sendiri yang menentukan apa yang akan dimasak, mau memasak daging, ikan, sayur, berapa banyaknya, apa bumbunya, berapa garamnya, dan bagaimana memasaknya. Di samping itu, aktivitas di dapur yang dilakukan dapat menjadi sesuatu yang menyenangkan dan membakar cadangan energi. Bila makan di luar, yang menentukan sesuatunya adalah kokinya, tidak hanya cara mengolahnya, tetapi juga apa yang harus kita makan. Sayangnya, kita terkadang jarang memasak makanan kita sendiri.

2. Hindari makan makanan secara cepat

Karena merasa waktu yang sempit, diburu target, banyak dari kita yang makan sekarang ini, di bawah tekanan, dalam keadaan stres, saat menonton TV, di depan komputer, di atas meja kerja, sedang berjalan, bahkan selagi membawa kendaraan. Bila tidak fokus dengan makanan di depan kita, di samping tidak dapat menikmati makanan itu, sistem pencernaan juga akan terganngu. Kita juga cenderung makan dalam porsi berlebihan. Sebaiknya, makanlah dalam keadaan tenang, pelan-pelan. Makan dengan situasi seperti ini memberi Anda kesempatan menikmati makanan lebih baik, mengunyah lebih lama dan sistem pencernaan kita juga berkerja lebih sempurna.

Makan terburu-buru, misalnya 1-2 piring sudah habis santap dalam 10 menit atau kurang tetapi Anda masih belum merasa kenyang, ini disebabkan oleh refleks puas. Rasa kenyang yang sampai ke otak kita perlu waktu sekitar 20 menit setelah kita mulai makan. Jadi, kalau makan terburu-buru, Anda juga cenderung makan dalam jumlah yang lebih besar. Kita baru tahu bahwa kita makan berlebihan beberapa saat setelah berhenti makan.

3. Konsumsilah makanan jika anda sedang lapar

Makanlah saat Anda lapar bukan pada saat Anda sedih, bosan, stres, ada resepsi, undangan, atau hanya karena ada makanan yang gratis, makanan yang kelihatan menggugah selera. Bila karena alasan ini, makanan yang Anda konsumsi biasanya cenderung tidak sehat, berlebihan, dan apa yang menjadi tujuan dari makan sendiri untuk memelihara tubuh, kenikmatan, kepuasan memperoleh energi yang cukup tidak akan tercapai, malah sebaliknya, penyakit yang akan Anda dapatkan. Namun, bila makan hanya di waktu lapar, nikmatnya makanan itu akan lebih Anda rasakan. Di samping itu, Anda tidak perlu makan berlebihan, sampai kekenyangan, agar Anda puas, merasa sudah cukup. Namun, kalau makan karena sedih, bosan, stres, lagi bersenang-senang, Anda memerlukan makanan yang lebih banyak.

4. Makanlah sedikit namun tetap rutin

Dalam keadaan serba sibuk sekarang ini, ada kecendrungan orang makan 1-2 kali saja sehari, tetapi dalam porsi yang besar. Banyak yang tidak sempat makan pagi, kompensasinya mereka makan siang dalam jumlah yang besar atau sebaliknya. Makan dengan pola ini ternyata tidak sehat, memberikan beban belebihan pada perut Anda dalam sekaligus, dengan bermacam keluhan seperti, perut tidak nyaman, menyesak, mual, muntah, cegukan, dan pengolahan, penyerapan makanan tidak sempurna. Bahkan, banyak laporan kejadian serangan jantung akibat pola makan seperti ini.

5. Gunakan piring kecil untuk porsi makan

Apa, berapa, dan bagaimana makanan yang Anda taruh dalam piring akan memengaruhi selera makan. Rasa puas, kenyang, dan kesan yang Anda lihat melalui mata juga akan akan memengarhui porsi makanan. Piring yang lebih kecil yang Anda pilih memberi kesan bahwa makanan yang ditaruh di atasnya kelihatan menjadi lebih banyak. Ini dapat mencegah Anda makan lebih banyak juga.

(Dikutip dari berbagai sumber)