Sejuta Manfaat Tali Pusar

13 Januari 2014 Artikel Kesehatan


Manusia memiliki tali pusar, tapi tahukah manfaat dari tali pusar yang terlupakan ini? Dan tahukah bahwa darah tali pusat atau cord blood ternyata bermanfaat besar bagi kehidupan manusia.

Tali pusat dan plasenta selama ini kurang dimanfaatkan, padahal dalam tali pusat dan plasenta terdapat sel punca hematopetik atau sel punca pembentuk sel darah yang bisa dipakai mengatasi penyakit kelainan darah.

Para ilmuwan mengatakan sel punca (stem cell) sebagai harapan pengobatan masa depan. Sel punca dalam tubuh bisa diibaratkan suku cadang untuk mengganti sel-sel yang rusak karena penyakit atau mati secara alami karena faktor penuaan (degeneratif).

Apa itu sel punca? Sel punca adalah induk dari semua sel di dalam tubuh. Sel ini belum berdiferensiasi dan mempunyai potensi sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel yang berbeda di dalam tubuh. Misalnya, dapat dipicu tumbuh menjadi sel-sel pembentuk darah, sel otot jantung, sel saraf, sistem kekebalan tubuh, jaringan kulit, tulang, organ endokrin dan sebagainya.

Sel punca sendiri bisa diambil dari sumsum tulang belakang, darah tepi atau darah tali pusat, yang akan dibiakkan dan disuntikkan lagi ke organ yang butuh perbaikan.

Darah yang terkandung di dalamnya mengandung hematopoetic stem cell (HSC) atau sel punca pembentuk darah ini mampu mengobati penyakit-penyakit mematikan, seperti kanker darah (leukemia), tumor padat (limfoma), kanker sistem syaraf (neuroblastoma), kanker tulang (osteosarcoma),kelainan metabolis dan thalassemia major.

HCS dalam darah bertugas mereproduksi ulang darah, meregenerasi sistem kekebalan tubuh, dan mengganti atau memperbaiki sel yang rusak.

Selain di darah tali pusat, HCS juga ditemukan pada sumsum tulang dan darah tepi yang dimobilisasi. Pada 1988 untuk kali pertama darah tali pusat digunakan dokter transplantasi sebagai alternatif sumber stem cell selain sumsum tulang belakang.

Seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, fungsi HCS ternyata juga bisa mengobati beberapa penyakit mematikan.

Mengingat pentingnya kegunaan darah tali pusat tersebut, maka disarankan para orang tua, utamanya ibu hamil yang akan melahirkan, untuk memikirkan penyimpanan darah tali pusat anak-anak mereka ke bank darah.

Investasi pada bank darah tali pusat merupakan keputusan penting yang harus dipertimbangkan orang tua mengingat manfaat dan kegunaan stem cells yang dapat menjadi alternatif medis di masa depan.

Darah tali pusat bisa diambil sesaat setelah bayi dilahirkan. Caranya adalah dengan menjepit tali pusat dan kemudian memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah tali pusat. Setelah itu darah dialirkan ke kantong darah steril. Prosedur tersebut tidak berisiko pada ibu dan bayi yang baru dilahirkan.

Semoga bermanfaat!

Oleh Ariyanti S.
(Dikutip dari berbagai sumber)