Sejuta Manfaat Jambu Biji bagi Kesehatan

22 Mei 2013 Artikel Kesehatan


Mayoritas masyarakat Indonesia pasti sudah tahu dengan buah yang satu ini yaitu jambu biji. Bentuknya yang bulat, warna daging buahnya yang merah, dan rasanya yang manis merupakan kelebihan yang dimiliki oleh jambu biji. Tak mengherankan kalau kemudian banyak orang yang gemar mengonsumsi jambu biji secara konsisten karena mudah untuk mendapatkannya dan harganya juga murah. Jika dilihat dari warna daging buahnya, jambu biji bisa dibedakan menjadi dua macam, yaitu jambu biji merah dan jambu biji putih. Baik jambu biji yang mempunyai daging merah atau putih, keduanya sama-sama memiliki kandungan gizi berupa Vitamin A, Vitamin C, serta serat yang sangat melimpah dan bermanfaat untuk kesehatan.

Manfaat jambu biji sudah diketahui sejak lama sebagai obat tradisional berbagai macam penyakit. Khasiat yang dimiliki jambu biji mulai terkenal saat penyakit demam berdarah merebak di Indonesia. Demam bedarah sebenarnya disebabkan oleh virus yang menyerang sel trombosit dengan dinding sel paling tipis. Mungkin anda berfikir buah yang bernama latin Psidium Guajava ini berasal dari Indonesia karena banyak ditemukan di pasar tradisional mapun supermarket. Sebenarnya jambu biji berasal dari daerah Amerika Selatan. Kemudian tanaman ini menyebar ke seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia. Saat ini telah banyak petani yang membudidayakan jambu biji karena peluang bisnis yang cukup besar, namun sebenarnya manfaat jambu biji tidak hanya itu saja. Kandungan nutrisinya yang tinggi membuat buah ini dapat membantu penyembuhan berbagai macam penyakit misalnya pilek, untuk perawatan kulit, hipertensi, penurunan berat badan, penyakit kudis, diare, sembelit, batuk dan disentri.

Faktanya jambu biji memiliki kandungan vitamin c lebih banyak dari pada jeruk dan apel. Satu buah jambu biji mengandung 165 mg vitamin c, sedangkan jeruk kurang dari setengahnya yaitu 69 mg saja. Karena kandungan gizinya yang banyak, maka banyak juga manfaat jambu biji yang bisa kita dapatkan. Kandungan vitamin c ini membuat jambu biji memiliki bejuta manfaat. Menurut penelitian yang dilakukan oleh para pakar kesehatan dunia, dengan mengkonsumsi satu buah jambu biji sehari dapat meminimalisir resiko terkena pernyakit flu ringan, tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes, hingga kanker. Meskipun banyak bijinya kita bisa mengakalinya dengan cara dibuat menjadi jus segar.

Manfaat jambu biji selanjutnya adalah menurunkan tekanan darah tinggi karena adanya kalium yang merupakan elektrolit untuk reaksi listrik di dalam tubuh. Jambu biji mampu meningkatkan kesehatan jantung dan juga mencegah kanker karena mengandung banyak anti oksidan dan beta karotin. Selain untuk pernyakit dalam, manfaat jambu biji yang lainnya adalah untuk menyembuhkan pernyakit luar seperti pendarahan pada hidung juga gusi. Karena mengandung karbohidrat komplek membantu mengurangi kadar kolesterol dan gula darah yang berlebih.

Jambu biji dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan mengendalikan tekanan darah dan kolesterol. Kemampuan jambu biji untuk menurunkan tekanan darah disebabkan adanya kandungan kalium. Kalium merupakan elektrolit yang penting untuk reaksi listrik dalam tubuh termasuk pada jantung. Menurut kalangan praktisi kesehatan, hanya dengan mengonsumsi jambu biji sebanyak 0,5-1 kg per hari selama 4 minggu, resiko penyakit jantung bisa berkurang sampai 16%.

Jambu biji juga mengandung Likopen yang menurut beberapa studi epidemologis, bisa melindungi tubuh dari efek mematikan sejumlah kanker seperti kanker rongga mulut, kanker tenggorokan, kanker usus besar dan dubur, dan lainnya.

Manfaat lainnya dari jambu biji ialah memperkuat daya tahan tubuh terhadap berbagai serangan penyakit. Makanya dengan mengonsumsi jambu biji secara rutin akan dapat membantu melindungi tubuh anda dari serangan berbagai macam penyakit.

(Dikutip dari berbagai sumber)