Sejuta Manfaat di Balik Tanaman Cocor Bebek

26 November 2013 Artikel Kesehatan


Selama ini tanaman cocor bebek lebih sering digunakan sebagai penghias halaman rumah. Namun, tanaman yang berasal dari Madagaskar ini ternyata juga berkhasiat obat. Ia bisa digunakan sebagai obat, baik obat luar maupun dalam.

Cocor bebek dalam bahasa Latin dikenal dengan nama Kalanchoe Pinnata Pers. Daunnya yang cukup tebal, selain banyak mengandung air, juga menyimpan berbagai bahan kimia yang bermanfaat bagi kesehatan.

Sebuah situs kesehatan, National Center for Biotechnology Information, menyebutkan bahwa bufadienolides yang terdapat pada cocor bebek bersifat antitumor.

Penelitian yang dilakukan oleh Supratman beserta rekan-rekan dari Divisi Biokimia Terapan Osaka Prefecture University di Sakai, Jepang, menunjukkan bahwa isolasi terhadap lima bufadienolides dari daun cocor bebek mempunyai efek menghambat pengaktifan antigen awal virus Epstein-Barr (EBV-EA) pada sel Raji yang disebabkan oleh tumor.

Selain bufadienolides, cocor bebek yang mempunyai rasa sedikit asam, lunak, dan dingin ini juga mengandung zat asam lemon, zat asam apel, vitamin C, alkaloid, flavonoid, quercetin-3-diarabinoside, dan kaempferol-3-glucoside. Kandungan kimia tersebut membuat cocor bebek bisa digunakan untuk berbagai pengobatan. Cocor bebek selain anti tumor juga mempunyai sifat anti radang, menghentikan pendarahan, mengurangi pembengkakan, dan mempercepat penyembuhan luka. Masyarakat China kerap menggunakan cocor bebek sebagai ramuan untuk mengatasi masalah pencernaan, muntah darah, dan gangguan pada telinga ataupun tenggorokan.

Kemudian, cocor bebek juga digunakan untuk mengatasi trauma luka akibat kecelakaan, memar, ataupun perdarahan. Hal ini terutama dikarenakan sifat daun cocor bebek yang dingin.

Untuk asma
Masyarakat di Kepulauan Bahama kerap menggunakan daun sejuk, sebutan cocor bebek, untuk mengatasi gangguan asma atau pernapasan. Lalu, teh cocor bebek diminum untuk mengatasi rasa seperti terbakar di bagian dada. Teh tersebut juga sebagai antibakteri bagi luka memar atau luka pada tangan. Sebenarnya, bagian yang sering digunakan sebagai ramuan obat adalah daunnya.

Namun, tak sedikit pula ramuan yang menggunakan seluruh tanaman cocor bebek. Hingga saat ini belum diberitakan akibat dari efek samping penggunaan cocor bebek.

Meski begitu, beberapa literatur menyarankan untuk tidak menggunakan ramuan tersebut pada orang yang mempunyai gangguan terhadap fungsi pencernaan. Adapun pada beberapa orang dengan kulit sensitif, penggunaan ramuan langsung pada kulit dapat berakibat gatal atau menimbulkan lepuhan.

Untuk itu, jika Anda ingin menggunakan cocor bebek sebagai ramuan obat, maka sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu dengan ahli tanaman obat.

Kandungan yang terdapat pada daun cocor bebek:
- asam lemon
- asam apel
- vitamin C
- glukoside
- tanin
- bryophyllin A (senyawa anti tumor)

Untuk penggunaan luar:

Bisul atau memar
Hancurkan 30-60 gram daun cocor bebek kemudian peras. Tambahkan madu dan diminum. Sisa daun ditempelkan pada bagian yang sakit.

Perut mulas
Beberapa helai daun dadap serep ditumbuk dengan beberapa lembar daun cocor bebek. Beri sedikit air. Kemudian balurkan ramuan tersebut pada perut.

Menurunkan demam
Lumatkan daun cocor bebek, lalu balurkan pada dahi. Gunakan dua kali sehari.

Radang telinga luar
Lumatkan 5-10 daun cocor bebek, peras. Airnya digunakan sebagai obat tetes telinga.

Radang amandel
Lumatkan 5-10 daun cocor bebek. Ambil airnya dan gunakan sebagai obat kumur.

Luka
Daun cocor bebek secukupnya diparut atau ditumbuk. Tambahkan sedikit air dan balurkan pada bagian tubuh yang mengalami luka. Ganti setiap tiga jam sekali.

Beberapa pengobatan tradisional memanfaatkan tumbuhan ini untuk mengobati penyakit.

Khasiat:
Dalam pengobatan tradisional cocor bebek digunakan untuk mengobati infeksi, peradangan, hipertensi, batu ginjal, dan rematik.
jangan sepelekan atau menganggap remeh suatu tanaman, karena banyak manfaat dalam tanaman yang kadang-kadang kita anggap tidak ada manfaatnya.
Karena mungkin di setiap tanaman yang lain terkandung manfaat berbeda yang berguna juga untuk kita.

Jadi buat kawan-kawan jangan sepelekan atau menganggap remeh suatu tanaman, karena banyak manfaat dalam tanaman yang kadang-kadang kita anggap tidak ada manfaatnya.
Karena mungkin di setiap tanaman yang lain terkandung manfaat berbeda yang berguna juga untuk kita.

Oleh: Iman
(Dikutip dari berbagai sumber)