Sehat dengan Bermalas-Malasan

28 September 2009 Artikel Kesehatan


Panjang umur

Menurut pakar kesehatan masyarakat Professor Peter Axt, orang-orang yang bangun cepat di pagi hari dan menyibukkan diri mereka sepanjang hari berisiko meninggal lebih cepat. Ia menganjurkan Anda untuk menghabiskan setengah dari waktu luang Anda untuk bermalas-malasan seperti tidur siang, dibandingkan bermain squash. Cara ini, menurut dia, bisa membuat Anda hidup lebih lama.

Peter mendukung penyataannya dengan melihat hewan-hewan di kebun binatang yang terbukti hidup lebih lama. Singa-singa yang hidup di alam liar, terang dia, hidup lebih pendek (hanya 8 tahun) dibandingkan dengan singa yang hidup di kebun binatang (20 tahun), beruang kutub bertahan hidup hingga 20 tahun di alam liar, tetapi bisa hidup selama 40 tahun dalam penangkaran."Pada manusia hal ini bisa dilihat pada pendeta, suster dan pastur yang cenderung hidup lebih tenang," tutur Peter, seperti dikutip situs dailymail.

Dan penelitian pada manusia menurutnya telah menunjukkan bahwa orang-orang yang hidup hingga usia 50-an menggunakan energi yang mereka perlukan untuk tujuan lain seperti regenerasi sel dan melawan penyakit.

Selain itu, lanjut Peter, otak manusia akan lebih aktif saat Anda menghayal dibandingkan saat berpikir."Membiarkan pikiran berkelana kemana-mana seringkali dikaitkan dengan sikap jelek seperti kurang perhatian," ujar Profesor Kalina Christoff dari University of British Columbia. Padahal, terang dia, penelitian telah menunjukkan kalau otak manusia sangat aktif saat menghayal, bahkan jauh lebih aktif dibandingkan saat Anda fokus mengerjakan tugas-tugas. (OL-08)

sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat