Sayuran Beku Lebih Bergizi?

11 Maret 2010 Artikel Kesehatan


LONDON, KOMPAS.com Ingin mendapatkan manfaat maksimal dari sayur-sayuran? Cobalah mulai dari sekarang membiasakan diri mengonsumsi sayuran beku.

Menurut sebuah laporan di Inggris, produk sayuran yang dibekukan mengandung lebih banyak nutrisi penting ketimbang sayuran segar. Sayuran beku diyakini lebih berkualitas dibandingkan dengan sayuran segar yang kadar nutrisinya dapat berkurang hingga 45 persen sampai saatnya dikonsumsi.

Sudah menjadi hal lumrah jika suatu produk sayuran butuh waktu hingga berhari-hari untuk sampai menjadi hidangan. Bahkan di Inggris, waktu yang diperlukan bisa mencapai dua minggu lamanya. Meski demikian, suatu survei menyatakan, 80 persen konsumen beranggapan sayuran segar di supermarket berumur kurang dari empat hari setelah dipanen.

Guna mempertahankan kandungan nutrisi penting dalam sayuran, para ahli dari Institute of Food Research, Inggris, menganjurkan produk sayuran sebaiknya langsung dibekukan setelah dipetik dari kebun.

Dari penelitian terungkap, setelah melewati 16 hari, beberapa jenis sayuran mengalami penurunan kandungan nutrien-nya. Buncis, misalnya, kehilangan 45 persen nutrien, brokoli dan kembang kol turun 25 persen, kacang kapri hingga 15 persen, dan wortel mencapai 10 persen.

Kandungan nutrisi dari sayuran segar akan mulai menurun sejak menit pertama mereka dipetik. Ini berarti penurunan itu terjadi hingga mereka sudah terhidang di piring kita. Meski begitu, kita kerap menyangka mendapatkan manfaat sayuran yang seutuhnya, padahal tidak demikian faktanya, ungkap pakar nutrisi, Dr Sarah Schenker.

Sementara itu, juru bicara American Dietetic Association, Keri Gans, R.D, mendukung temuan ini. Sayuran beku dapat menjadi pilihan yang bernutrisi bagi mereka yang punya banyak waktu untuk memasak, ujarnya.

Mereka (sayuran) ini dibekukan saat dalam kondisi puncak kematangan. Jika dalam kondisi fresh, Anda tak tahu sudah berapa lama sejak sayuran ini dipetik. Selain itu, sayuran beku akan tetap dalam kulkas tanpa menjadi busuk. Salama mereka siap untuk dipotong, itu akan memudahkan untuk dimasak, ujarnya.

Ia menambahkan, sayuran beku juga dapat memudahkan konsumen membagi asupan sayuran yang direkomendasikan setiap hari, yakni tiga hingga lima porsi penyajian.

sumber: kompas.com