Rokok Elektrik Berbahaya atau Tidak?

15 Januari 2019 Artikel Kesehatan


Pada awalnya, rokok elektrik diciptakan sebagai solusi bagi para pecandu rokok yang ingin tetap merokok namun bisa menjaga kesehatan badan dan terhindar dari bahaya tembakau, nikotin, tar atau kandungan berbahaya lainnya dalam rokok konvensional.

Akan tetapi, kini bahaya akan rokok elektrik menjadi perdebatan bagi para praktisi kesehatan. Lalu apakah rokok elektrik berbahaya bagi kesehatan tubuh?

Rokok elektrik sendiri terdiri dari catridge, vaporizer dan baterai. Meskipun mengeluarkan asap yang tidak berbau dan tidak separah rokok tembakau, tidak berarti rokok elektrik ini aman untuk tubuh. Bisa jadi dampak yang disebabkan tidak dalam waktu yang singkat.

Kandungan pada rokok elektrik ini sendiri rupanya memiliki uap asap yang nyatanya berbahaya bagi kesehatan tubuh. Kandungan seperti formalin dan asetaldehida tersebut terkandung dalam uap rokok elektrik.

BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) sendiri telah memberikan peringatan kepada masyarakat bahwa rokok elektrik yang beredar di pasaran kini merupakan barang ilegal dan belum bisa dipertanggungjawabkan akan kandungan zat berbahayanya. Kandungan seperti propilen glikol, dieter glikol, nikotin dan gliserin menjadikan rokok elektrik berbahaya bagi kesehatan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh FDA (Food and Drug Administration) di Amerika pada sampel 19 catridge rokok elektrik dari berbagai merk mengungkapkan:

  • 18 dari 19 catridge yang diberi label "tanpa nikotin" ternyata mengandung nikotin
  • Label yang menunjukan kadar nikotin rendah, menengah dan tinggi tidak sesuai serta kadar nikotin yang terkandung ternyata bervariasi
  • Di salah satu catridge berisi dietilena glikol yaitu bahan antibeku beracun.


Wah, ternyata meskipun menjadi solusi bagi pecandu rokok, masih ada sisi negatif yang ditimbulkan dari rokok elektrik ini. Sebaiknya, mulai dari sekarang sayangilah kesehatan Anda dengan mengurangi kegiatan merokok. Karena pada dasarnya, entah itu rokok elektrik maupun rokok tradisional tetap memiliki kandungan berbahaya yang membahayakan kesehatan.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)