Pusing, Pening, Sakit Kepala, Migrain, Vertigo: Kenali Sebabnya dan Hindarilah - Bagian 1

13 Juli 2015 Artikel Kesehatan   |    dr. Kosasi Kwek


Kita semua, tua atau muda, laki-laki atau perempuan, kepala desa ataupun kepala negara, pasti pernah merasa sakit kepala, pusing atau pening, oyong-oyong, dan sebagainya. Ada bermacam-macam rasa dari keluhan kepala, dan bermacam-macam pula cara kita mengungkapkannya, seperti:

  1. pusing atau pening,
  2. sakit kepala berdenyut-denyut (cephalgia/headache),
  3. sakit kepala dan tengkuk,
  4. sakit kepala sebelah (migrain/migraine),
  5. rasa penuh di kepala,
  6. rasa mau pecah kepala,
  7. rasa seperti ada yang mencengkeram kepala,
  8. rasa oyong-oyong (dizziness), atau 'rasa seperti diayun-ayun' , atau 'rasa seperti ada gempa' , atau 'rasa seperti di atas kapal', dan
  9. vertigo atau 'rasa pusing berputar' , atau 'rasa jungkir balik'.


Tidak jarang keluhan-keluhan kepala ini disertai/diikuti dengan keluhan lain seperti: - rasa lemah/lemas - berkeringat dingin - telinga berdengung/berdenging - kebas dan/atau kesemutan di sebagian ataupun seluruh tubuh - mual atau bahkan muntah.

Semua variasi keluhan kepala ini memang terasa nyata dan tidak dibuat-buat, karena masing-masing keluhan kepala itu ada penyebabnya. Saat keluhan kepala ini berlangsung, hampir semua dari kita akan segera merasa/menduga/meyakini/menuduh tensi (tekanan darah) adalah penyebabnya. "Ini mungkin tensi naik/turun ni", "Ini pasti tensi ni"', "Pusing dok, tensi dok!", itulah yang sering kita dengar, kita ucapkan, dan kita yakini. Jika kita atau anggota keluarga kita mengalami keluhan-keluhan kepala, biasanya yang pertama kali diperiksa oleh tenaga medis/dokter adalah tensi. Jika keluhan kepala itu sedemikian berat/gawat hingga kita tidak sanggup lagi duduk/berdiri, mungkin kita akan akan segera dilarikan ke rumah sakit, atau mungkin kita mengundang tenaga medis/dokter ke rumah untuk memeriksa kita.

Dalam semua kasus ini, apa yang pertama kali diperiksa ? Tensi. Tensi!Tensi!Tensi! Selalu tensi yang dianggap sebagai penyebabnya. Karena pada sebagian besar kasus keluhan kepala yang berat/gawat didapatkan kenaikan tensi atau tensi tinggi (hipertensi), kita menjadi terbiasa memvonis tensi sebagai penyebab semuanya itu. Tapi benarkah keluhan-keluhan kepala disebabkan oleh hipertensi ? TIDAK BENAR.

Bagi sebagian besar masyarakat kita, pernyataan ini mungkin terdengar sangat aneh dan melawan arus. Bukankah pada saat kita pusing, tensi kita naik atau tinggi? Benar; pada saat seseorang mengalami keluhan kepala, sering (tapi tidak selalu) terdapat kenaikan tensi atau tensi tinggi (hipertensi). Tapi kenaikan tensi atau hipertensi itu sendiri selalu ada penyebabnya. Apa yang menyebabkan kenaikan tensi atau hipertensi, itulah yang menjadi penyebab timbulnya keluhan-keluhan kepala.

Dengan kata lain, kenaikan tensi dan hipertensi hanya merupakan tanda, bukan penyebab. Ada banyak sekali orang yang bertekanan darah sangat tinggi (misalnya di atas 200mmHg) tidak merasakan keluhan-keluhan kepala dan masih bisa beraktivitas seperti biasa, masih bisa bersiul dan bernyanyi. Sebaliknya, banyak orang mengalami keluhan kepala padahal bertensi normal. Ini adalah bukti kuat bahwa kenaikan tensi dan hipertensi bukan penyebab timbulnya keluhan-keluhan kepala.

Mengapa bisa pusing / pening / sakit kepala / vertigo ? Ada banyak sekali penyebab keluhan-keluhan kepala. Pada dasarnya, di saat keluhan-keluhan kepala itu terjadi, ada beberapa kemungkinan kejadian yang sedang berlangsung di dalam otak, antara lain: a. Aliran darah di dalam otak melambat/tidak lancar, karena darah terlalu kental. b. Darah terlalu encer atau kurang darah. c. Darah mengandung bahan beracun, misalnya rokok dan lain-lain. d. Tekanan di dalam kepala meningkat.

Penyakit atau kondisi yang menjadi penyebab tersering timbulnya keluhan-keluhan kepala adalah:

  1. Kelebihan kadar kolesterol (Hiperkolesterolemia/Hypercholesterolemia).
  2. Kelebihan kadar lemak darah atau trigliserida (Hipertrigliseridemia/Hypertriglyceridemia).
  3. Kelebihan kadar gula darah (Hiperglikemia) pada diabetes/kencing manis.
  4. Rokok.
  5. Kurang tidur.
  6. Kurang darah atau anemia (Hb rendah, Sel darah merah kurang).
  7. Pengapuran tulang belakang daerah tengkuk.


Ingin tahu lebih lanjut penyebab timbulnya keluhan kepala? Terus update di Kesekolah.com ya.

(Penulis adalah seorang dokter umum dan tulisan lainnya dapat dilihat di kompasiana.com/dr.kosasi)