Ponsel Tingkatkan Derajat Kesehatan

27 Mei 2011 Artikel Kesehatan


Di luar kontroversi para ilmuwan mengenai bahaya radiasi telepon seluler, alat komunikasi yang kini digunakan 5 miliar penduduk dunia ini ternyata ikut membantu meningkatkan derajat kesehatan penduduk di negara miskin dan berkembang.
Di Honduras, misalnya, tim peneliti dari University of Michigan Medical School menggagas penggunaan ponsel untuk membantu pasien diabetes memantau pola makan, olahraga, serta kepatuhan minum obat. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan dalam kontrol gula darah pasien seminggu setelah program ini dimulai.

Manfaat ponsel juga dirasakan penduduk di daerah pedalaman yang sulit mengakses klinik kesehatan. Bukan rahasia lagi, kendati miskin, mayoritas populasi penduduk memiliki ponsel.

Saat ini diperkirakan 60 persen populasi global memiliki ponsel. Karena itu, tenaga kesehatan diminta memanfaatkan kondisi ini untuk meningkatkan derajat kesehatan pasiennya.

Melalui ponsel, tenaga kesehatan bisa memberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit, mengumpulkan data, atau memonitor kesehatan pasien seperti yang dilakukan di Honduras.

Di wilayah Sub-Sahara Afrika, para dokter juga kini memakai ponsel untuk menjangkau para ibu dan mengecek status kesehatan ibu dan anak. Dalam penelitian yang dilaporkan pada Januari 2011 ini bahkan disebutkan, dengan bantuan ponsel, para ibu yang positif HIV berhasil diedukasi untuk mencegah penularan virus kepada anak mereka.

Di Kenya, orang dengan HIV dan pasien AIDS secara rutin menerima SMS mengenai pentingnya konsumsi obat. Berkat upaya ini, kepatuhan minum obat meningkat dan perkembangan virus bisa ditekan.

Di negara-negara lain kini juga dilakukan upaya edukasi menggunakan SMS dan ponsel mengenai penularan penyakit seksual, hubungan seks yang aman, nutrisi, dan kesehatan secara umum.

Sementara itu, di negara maju seperti Amerika, tim peneliti dari Duke University melakukan uji klinik selama dua tahun mengenai penggunaan ponsel untuk mengirimkan informasi mengenai program penurunan berat badan. Seperti diketahui, Amerika saat ini "berperang" melawan pandemi obesitas.

Fakta bahwa ponsel juga digunakan banyak remaja tidak luput dari perhatian tenaga kesehatan. Dokter di AS saat ini membidik remaja pria di Philadelphia dengan mengirimkan SMS mengenai hubungan seks yang aman dan pencegahan penularan HIV.

Sumber: kompas.com