Polusi Udara Kurangi Efektivitas Inhaler Asma

4 Januari 2010 Artikel Kesehatan


Polusi udara, yang bisa membuat saluran napas penderita asma meradang dan membengkak, ternyata juga bisa mengurangi efektivitas kerja obat inhaler (obat semprot). Padahal, obat inhaler sangat penting karena lebih efektif dan efeknya lebih cepat dalam mengendalikan asma.

Dalam laporan yang dimuat dalam jurnal kesehatan Chest, Dr Fernando Holguin dari university of Pittsburgh, Pennsylvania, AS, menemukan, polusi udara dengan level polutan, seperti ozone dan nitrogen dioksida yang tinggi, akan membuat inhaler bekerja kurang efektif.

Holguin dan timnya melakukan penelitian terhadap 85 anak penderita asma berusia 7-12 tahun untuk mengetahui dampak polusi udara terhadap daya kerja inhaler. Seluruh responden tinggal di Mexico City, yang memiliki tingkat polusi udara tinggi. 53 anak dalam studi ini memiliki asma yang ringan, 20 anak asma yang persisten dan 12 menderita asma persisten skala menengah.

Hasil studi ini semakin menjelaskan mengapa gejala asma cenderung terkait dengan kadar polusi udara yang tinggi. Meski demikian Holguin mengatakan masih diperlukan penelitian dalam skala yang lebih besar untuk menguatkan studi ini.

Selain kualitas udara yang buruk, faktor lingkungan yang menyebabkan asma antara lain adalah tungau debu rumah. Pada orang yang sensitif, kotoran tungau ini akan menyebabkan asma atau memicu alergi lain.

Sumber; Kompas.com