Pilih Tidur Lebih Lama atau Olahraga?

10 Februari 2011 Artikel Kesehatan


Akhir pekan bagi banyak orang adalah waktunya bersantai dan memperpanjang waktu tidur sebagai pengganti jam tidur yang habis disabotase pekerjaan. Apalagi penelitian mengaitkan tidur dengan kesehatan.

Sayangnya, jika pilihannya adalah tidur lebih lama atau bangun untuk berolahraga, Anda disarankan untuk berolahraga.

"Menjaga kebugaran dengan bangun di pagi hari bukan cuma membuat Anda lebih segar tapi juga membantu jam tubuh menetapkan ulang sehingga esoknya Anda lebih mudah bangun pagi," kata Shawn D.Youngstedt, peneliti tidur dari University of South Carolina di Columbia.

Apalagi penelitian menunjukkan orang yang tidur tujuh jam setiap malam memiliki angka kematian lebih rendah dibanding mereka yang tidur lebih dari 8 jam ketika malam.

Akan tetapi jika beberapa waktu terakhir ini Anda kurang tidur, misalnya karena baru punya bayi atau sedang menyiapkan diri untuk ujian akhir, tidak disarankan mengorbankan waktu tidur Anda untuk olahraga.

Menurut peneliti dari National Sleep Foundation, waktu tidur yang kurang juga berkorelasi dengan depresi, obesitas, penyakit kardiovaskular dan diabetes.

Sumber: kompas.com