Pertolongan Pertama pada Penderita Sesak Nafas

5 September 2014 Artikel Kesehatan


Pernahkah dalam suatu kegiatan tiba-tiba teman Anda sesak nafas? Apa yang Anda lakukan? Panik dan bingung mungkin akan melanda Anda apalagi jika tidak ada orang lain disekitar Anda.

Untuk itu, ada baiknya kita mengetahui pertolongan pertama untuk menolong penderita sesak nafas. Karena sesak nafas tidak bisa dianggap remeh, sebab dapat menimbulkan kematian. Nah, berikut pertolongan pertama untuk penderita sesak nafas.

Carilah tempat yang nyaman dan sejuk kemudian bawa penderita ke tempat tersebut
Jangan biarkan penderita cemas dan merasa stress, begitu juga Anda dan malah menambah buruk keadaan. Jika serangan sesak napas terjadi di tempat ramai, bawa penderita ke tempat sejuk atau ke dalam ruangan segera mungkin supaya tidak ada banyak orang disekitarnya yang akan membuat dirinya merasa stress dan panas.

Posisi dalam keadaan duduk
Usahakan posisi penderita dalam keadaan setengah duduk atau duduk dengan pundak bersandar pada bantal atau tembok atau apa saja. Jangan sekali-kali diposisikan dalam posisi tidur karena akan makin mempersulit penderita untuk bernafas.

Beri air hangat
Sebaiknya beri minum air hangat. Akan membantu menghangatkan dada penderita dan membuat lebih mudah bernafas.

Tanyakan punya obat atau inhaler
Tanyakan padanya punya atau tidakkah obat atau inhaler dan tanyakan dimana dia meletakkan obatnya tersebut dan segera berikan kepadanya. Jika ada inhaler Anda bisa membantunya dengan menyemprotkan ke dalam mulutnya secukupnya dengan terlebih dahulu dikocok sebelumnya. Jika tidak ada bawa ke luar ruangan untuk mencari udara segar secepatnya jika berada di dalam ruangan.

Pijat daerah refleksi paru-paru pada telapak kaki
Teknik pijatnya harus secara perlahan-lahan dengan menggunakan jempol tangan dengan gerakan memutar. Pijatlah secara perlahan bagian jempok kakinya, tepatnya 3-5 cm diatas ruas jempol, itu adalah syaraf paru-paru.

Apabila usaha diatas telah dilakukan selama kurang lebih 30 menit, segeralah bawa penderita ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat.

Semoga bermanfaat!

Oleh: Ariyanti S
(Dikutip dari berbagai sumber)