Pertahankan Penghancur Lemak Alami

29 September 2009 Artikel Kesehatan


Massa otot. Studi yang dilakukan pada perempuan berusia 18-73 tahun menemukan, penurunan massa otot merupakan indikator terbaik untuk melihat penurunan kemampuan tubuh dalam membakar lemak. Faktor ini jauh lebih dominan dibandingkan pertambahan usia atau kurang aerobik. Dengan kata lain, penurunan massa otot akan lebih cepat melemahkan sistem pembakaran lemak dibandingkan dengan usia tua atau tidak melakukan fitnes. Bagaimana mencegahnya? Cobalah melakukan latihan kekuatan 2-3 kali seminggu selama 30-45 menit. Dengan cara ini, Anda akan bertambah kuat sekaligus mengalami pengurangan lemak.

Porsi lebih kecil. Cara ini diklaim efektif mengurangi lemak dan menguatkan fisik. Aturlah jam makan Anda setiap 2 1/2-3 jam sekali. Cara ini dinyatakan sangat menguntungkan sistem metabolisme karena bisa mengontrol selera makan, membantu penyimpanan glikogen dalam hati dan jaringan otot dengan lebih baik, serta menyediakan asupan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Makanlah baik saat Anda lapar atau tidak. Lapar merupakan sinyal kekurangan nutrisi, yang justru akan memicu Anda makan lebih banyak dari jumlah yang diperlukan. Tetapi, pastikan memilih makanan dan kudapan sehat serta menghindari junkfood.

Asupan karbohidrat. Jangan hanya bergantung pada nasi putih atau kentang. Anda bisa menambah ragam pilihan karbohidrat seperti ketela dan ubi jalar, beras merah, biji-bijian lain (makanan ini memerlukan waktu pembakaran lebih lama sehingga membuat Anda tetap kenyang lebih lama); perbanyak asupan salad dan sayuran (makanan ini memerlukan lebih banyak kalori dalam proses pembakaran dibandingkan kalori yang dikandung) sehingga Anda membakar kalori ekstra.

Untuk menjaga sistem tubuh bekerja dengan optimal, cobalah membuat variasi. Caranya, pada hari pertama penuhilah asupan normal karbohidart Anda, pada hari berikutnya kurangi asupan karbohidrat sebanyak 250 kalori (62.5 gram), kemudian di hari ketiga tambahkan asupan karbohidrat sebanyak 250 kalori dari asupan normal, dan kembalilah ke asupan normal pada hari keempat. Cara ini akan mencegah tubuh berada pada kondisi statis.

Variasikan aerobik Anda. Anda bisa melakukan variasi intensitas. Setelah melakukan pemanasan, lakukan beberapa gerak cepat untuk mempercepat detak jantung selama 1 atau 2 menit. Kemudian mulailah memperlambat dan kembali ke kecepatan normal Anda. Cara ini bisa membakar lebih banyak kalori dan meningkatkan tingkat fitnes kardiovaskular Anda.

Berhentilah diet. Data statistik menunjukkan kalau diet mempunyai efek fisik dan psikologis. Kelaparan merupakan pertanda kalau tubuh menyimpan lemak. Pembatasan makan secara ketat terbukti bisa memicu keranjingan makan setelah diet berakhir. (OL-08)

sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat