Penyebab Kesemutan yang Perlu Diketahui

10 Maret 2016 Artikel Kesehatan


Setiap orang pernah mengalami kesemutan, kesemutan biasanya terjadi di tangan dan kaki. Kesemutan adalah salah satu gejala yang cukup mengganggu serta membuat Anda tidak nyaman. Kesemutan bisa berlangsung cukup lama atau sebentar tergantung bagaimana penyebabnya. Secara umum kesemutan terjadi akibat adanya tekanan sehingga mengakibatkan hambatan sirkulasi darah. Lalu sebenarnya apa penyebab kesemutan? Kebanyakan orang mungkin tidak menyadari akan penyebab kesemutan yang sering menimpa. Yang jelas gejala kesemutan ini sangat mengganggu kenyamanan, terlebih lagi ketika beraktivitas. Supaya lebih memudahkan Anda untuk mengatasi kesemutan maka sebaiknya mengetahui faktor penyebabnya terlebih dahulu.

Berikut beberapa penyebab kesemutan yang perlu Anda ketahui:
1. Penyakit Diabetes

Diabetes merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kesemutan. Pada penderita diabetes biasanya merasakan kesemutan yang dimulai dari bagian kaki kemudian menyebar ke bagian atas. Nah, hal ini terjadi akibat dari adanya kerusakan pada sistem saraf. Bahkan kesemutan bisa menjadi salah satu tanda awal gejala penyakit diabetes.

2. Trauma
Jika Anda memiliki trauma sebelumnya akibat adanya benturan maka kemungkinan kesemutan disebabkan oleh hal tersebut. Trauma menyebabkan adanya tekanan pada saraf atau kerusakan saraf yang menyebabkan nyeri dan memicu kesemutan.

3. Kekurangan Asupan Vitamin
Asupan vitamin yang kurang menjadi salah satu pemicu kesemutan. Kekurangan asupan vitamin seperti vitamin B1, vitamin B6, vitamin B12, vitamin E serta niasin yang merupakan nutrisi penting untuk sistem saraf. Nah, jika salah satu nutrisi tersebut tidak tercukupi maka bisa memicu gangguan pada saraf yang menyebabkan kesemutan ditangan atau kaki.

4. Stroke
Kesemutan dapat jadi tanda stroke ringan. Biasanya disebabkan sumbatan pada pembuluh darah di otak, yang mengakibatkan kerusakan saraf. Gejala lain yang muncul: rasa kebas separuh badan, lumpuh separuh badan, buta sebelah mata, sukar bicara, pusing, penglihatan ganda dan kabur. Gejala berlangsung beberapa menit atau kurang dari 24 jam. Biasanya terjadi waktu tidur atau baru bangun. Kondisi ini harus ditangani karena bisa berkembang menjadi stroke berat.

5. Kemungkinan Penyakit Sistemik
Penyakit sistemik seperti penyakit pembuluh darah, gangguan fungsi hati, gangguan ginjal, penyakit jaringan ikat, kanker, tumor dan ketidakseimbangan hormon bisa menjadi salah satu pemicu kesemutan. Hal ini karena penyakit sistemik memberikan tekanan pada saraf.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan kesemutan. Penanganan yang bisa Anda lakukan yaitu melakukan olahraga secara rutin, menjaga berat badan ideal, mengkonsumsi makanan yang bergizi, menghindari kebiasaan buruk karena semua hal tersebut bisa mempengaruhi struktur dan kinerja pembuluh darah.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)