Penyebab dan Tindakan yang Perlu Dilakukan Saat Mimisan

2 Mei 2015 Artikel Kesehatan


Hidung berdarah atau mimisan (epistaksis, epistaxis) adalah suatu keadaan perdarahan di dalam rongga hidung sehingga darah keluar melalui lubang hidung. Mimisan cukup sering dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Sebagian besar mimisan merupakan kondisi medis yang ringan dan dapat berhenti dengan sendirinya. Namun mimisan tetap perlu ditangani dengan baik, karena pada kondisi tertentu dapat terjadi komplikasi. Mimisan juga bisa merupakan tanda dari suatu penyakit yang serius. Namun apa sebabnya, apa yang harus diwaspadai dan bagaimana mengatasinya?

Apa penyebab mimisan?

Penyebab paling umum terjadinya pendarahan pada hidung terutama pada anak-anak karena terjadi iritasi yang bisa banyak hal misalnya karena flu pilek, kondisi tubuh yang tidak beradaptasi cuaca dingin, udara kering, alergi dan lain-lain. Selain itu mimisan bisa juga disebabkan karena trauma baik trauma ringan misalnya mengorek hidung, memaksa mengeluarkan ingus saat flu atau pada trauma berat misalnya terkena pukulan, benturan pada hidung yang menyebabkan cedera sehingga mengeluarkan darah. Penyebab lain bisa karena adanya infeksi pada hidung atau secara spesifik juga bisa disebabkan menderita penyakit tertentu yang dapat menyebabkan mimisan seperti lupus, tuberkulosis, demam berdarah atau penyakit lain

Mimisan seperti apa yang harus diwaspadai?

Pada umumnya, mimisan dapat berhenti dengan sendirinya, namun perlu diwaspadai bila mimisan/ darah yang keluar dari hidung banyak dan tidak kunjung berhenti.

Bagaimana cara mengatasi mimisan yang benar?

Jika terjadi mimisan baik pada anak atau orang dewasa sebaiknya bersikap tenang dan perlu panik meskipun darah sudah banyak yang keluar, hanya perlu tindakan cepat agar darah tidak banyak keluar. Bila Anda mengalami mimisan, duduklah. Jangan tidur telentang sebab aliran darah ke hidung bertambah deras dan darah dapat tertelan ke belakang. Bungkukkan badannya Anda sedikit ke depan lalu coba bernafas dari mulut sementara. Tekan lubang hidung selama kurang lebih lima menit. Bila setelah lima menit mimisan belum berhenti, tekan lagi lubang hidung selama 10 menit.

Jika darah masih terus keluar dalam kurun waktu paling lama 3 jam segera menghubungi dokter.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)