Pengguna Pestisida Berisiko Besar Idap Parkinson

14 Februari 2011 Artikel Kesehatan


Pada Jumat (11/2), peneliti Amerika Serikat menyimpulkan bahwa seseorang yang menggunakan dua jenis pestisida 2,5 kali lipat lebih berisiko mengidap penyakit parkinson.

Kedua jenis pestisida tersebut, paraquat dan rotenone, memang tidak diperbolehkan digunakan di rumah dan kebun. Dalam penelitian sebelumnya terhadap hewan, terbukti bahwa paraquat bisa menyebabkan penyakit Parkinson. Maka itu, penggunaanya pun dibatasi pada aplikator bersertifikat. Adapun penggunaan rotenone disetujui hanya untuk membunuh beberapa spesies ikan yang invasif.

"Rotenone bisa langsung menghambat fungsi mitokondria, struktur yang bertanggung jawab untuk membuat energi dalam sel," kata Freya Kamel, peneliti di Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan.

"Sementara itu, paraquat meningkatkan produksi oksigen derivatif tertentu yang dapat membahayakan struktur selular. Orang yang menggunakan pestisida ini lebih berisiko mengidap parkinson.

Uji coba pun dilakukan dengan memeriksa 110 orang penderita Parkinson dan 385 orang yang bekerja serta berpartisipasi dalam Studi Pertanian dan Evaluasi Gerakan (FAME).

FAME merupakan studi yang lebih luas dengan memantau kesehatan sekitar 90.000 aplikator pestisida berlisensi beserta pasangan mereka. Studi ini telah terbit dalam jurnal Environmental Health Perspectives edisi Februari 2011.

Sumber: republika.co.id