Penderita Depresi Bisa Rasakan Emosi Positif

28 Desember 2009 Artikel Kesehatan


ORANG yang depresi ternyata bisa merasakan emosi yang baik, tapi mereka tidak bisa mempertahankan perasaan tersebut.

Temuan baru ini meluruskan keyakinan sebelumnya, bahwa orang-orang yang depresi tidak bisa memulai sesuatu dengan emosi positif.

"Hal ini menunjukkan pada kita bahwa sejumlah emosi positif penting dalam memahami depresi," terang peneliti Richard Davidson, dalam studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences, seperti dikutip situs healthday.

Temuan ini, terang Davidson, menunjukkan bahwa kita bisa mengembangkan strategi kognitif yang tidak hanya fokus pada meminimalkan perasaan negatif. Tetapi, lebih menguatkan dan mempertahankan emosi positif.

"Penemuan sebelumnya menyatakan bahwa pasien yang menderita anhedonia (ketidakmampuan mengekspresikan kesenangan, juga sebuah komponen depresi) mengalami penurunan kemampuan dari emosi positif," terang Eva E. Redei dari Feinberg School of Medicine di Northwestern University, Chicago."Yang baru dari temuan ini adalah pasien depresi bisa mengalami emosi positif. Tetapi, mereka tidak bisa mempertahankannya."

Temuan ini, lanjut peneliti, diharapkan juga memengaruhi jenis obat-obatan yang digunakan untuk kasus depresi yang berbeda.

"Meskipun depresi dianggap sebagai kelainan mood, kita belum tahu sepenuhnya bagaimana mood mengalami gangguan dalam kasus depresi," ujar Davidson.

"Salah satu area yang diabaikan dalam kasus depresi adalah kemungkinan bahwa ketidaknormalan utama bukan sepenuhnya akibat kelainan emosi negatif tetapi lebih karena kelainan emosi positif. Intinya, pasien depresi bermasalah mempertahankan emosi positif."(OL-08)

sumber; mediaindonesia.com/mediahidupsehat