Pemutar Musik Pribadi Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

23 April 2010 Artikel Kesehatan


Anak-anak muda yang mendengarkan pemutar musik pribadi selama beberapa jam sehari dengan volume tinggi berisiko menderita gangguan pendengaran. Demikian kata sebuah editorial di bmj.com edisi 21 April 2010 kemarin.

Perangkat musik personal seperti MP3 player dapat menghasilkan tingkat suara di telinga lebih dari 120 desibel. Profesor Peter Rabinowitz dari Fakutlas Kedokteran Universitas Yale, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa ini mirip intensitas untuk sebuah mesin jet, terutama bila digunakan dengan earphone.

Di kalangan anak-anak muda penggunaan perangkat ini hal yang umum. Survei dari Eropa dan Amerika Serikat melaporkan bahwa lebih dari 90 persen anak-anak muda menggunakannya.

Namun, bukti bahwa alat pemutar musik menyebabkan kehilangan pendengaran pada orang muda masih diragukan. Walau demikian, ini mengingatkan agar kita memperhatikan kesehatan pendengaran. Seperti halnya telepon seluler, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan pemutar musik pribadi dapat mengganggu konsentrasi saat berkendara.

Selain itu, Rabinowitz menyarankan agar berhati-hati menggunakan earphone saat mengemudi. Dia merekomendasikan dilakukan survei lebih lanjut yang komprehensif dan berkelanjutan tentang kesehatan pendengaran anak-anak muda. (Ngarto Februana)

Sumber: Medical News Today/bmj.com (tempointeraktif.com)