Paksa Menghabiskan Makanan Bisa Picu Anak Jadi Obesitas

27 April 2018 Artikel Kesehatan


Orang tua selalu memerintahkan anak-anak untuk selalu menghabiskan makanan setiap kali bersantap dengan alasan dosa membuang-buang makanan. Namun penelitian baru mengungkapkan, taktik ini justru dianggap bisa memicu obesitas pada anak. Orang tua yang memaksa anaknya menghabiskan makanan saat makan bisa membuat anak jadi obesitas saat dewasa nanti.

Peneliti juga menemukan, anak-anak yang makan di depan orangtua yang suka memerintah ketimbang mengajaknya berdiskusi di meja makan cenderung lebih memilih makanan enak yang tidak sehat. Profesor Kelly Bost dari University of Illinois, Amerika Serikat menjelaskan, jika seorang ibu lebih sering mengabaikan kemarahan, kecemasan atau kesedihan anak daripada berempati dan mencarikan solusi, maka perlakuan itu akan terus melekat pada pikirannya. Bukan tidak mungkin sang anak akan menerapkan hal yang sama ketika mereka jadi orangtua nanti.

Anak yang tidak diajari bagaimana mengatur emosinya kemungkinan akan mengembangkan pola makan yang membuatnya berisiko jadi obesitas. Studi yang dilakukan Kelly bersama timnya tersebut melihat hubungan antara sikap orangtua terhadap anaknya, dan konsumsi makanan tidak sehat. Studi melibatkan 497 orangtua yang memiliki anak berusia dua dan tiga tahun. Para orangtua diminta mengisi kuesioner untuk mengetahui sedekat apa hubungan emosional mereka dengan anak. Mereka juga menjawab pertanyaan bagaimana mengatasi emosi negatif sang anak, apakah mereka juga memaksakan pola makan tertentu pada anaknya, mengobrol saat makan dan seberapa sering mereka menonton TV setiap harinya.

Studi menemukan, orangtua yang insecure cenderung akan merespon masalah pada anaknya dengan membuat dirinya sendiri stres atau mengabaikan emosi anaknya. Sebagai contoh, jika seorang anak pergi ke pesta ulang tahun temannya dan kesal karena mendengar komentar tidak enak dari teman, orangtua yang tidak punya empati mungkin akan menyuruh anaknya untuk jangan bersedih atau melupakannya. Atau bahkan orangtua bisa berkata: Jangan nangis terus dan manja, atau kamu tidak akan boleh lagi ke pesta ulang tahun.

Dalam penelitian terungkap juga bahwa ibu yang mengabaikan kesedihan anaknya, atau lebih buruk lagi menghukumnya, akan membuat anak lebih sering lari ke makanan cepat saji, camilan mengandung garam tinggi dan minum minuman tinggi gula untuk mendapatkan rasa nyaman.

Cara untuk mencegah obesitas atau kegemukan pada anak ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Cukup dengan mengubah kebiasaan Anda memaksa anak menghabiskan semua makanan di piring ketika ia bilang kenyang dan tidak membuatnya terburu-buru saat makan.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)