Artikel Kesehatan
28 Desember 2009

Otak dan Kesehatan Mental

OTAK adalah organ yang sangat penting karena ia merupakan pusat pengatur segala aktivitas kita. Otak kita yang menentukan bagaimana kita berpikir, merasa, bersikap dan berperilaku dalam aktivitas kita sehari-hari. Otak manusia yang hanya seberat 1,4 kg memiliki sel-sel saraf (neuron) sekitar 100 miliar dalam tempurung kepala. Sel-sel ini adalah sel-sel yang sangat penting namun rentan, oleh karenanya ia dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak yang keras dan selaput serta cairan otak.

Apa yang dapat kita lakukan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan otak kita? Ada beberapa langkah yang dapat kita kerjakan yakni beri makanan yang tepat untuk otak, olahraga yang menyehatkan otak, berpikir positif, dan mengasah otak.

Makanan

Makanlah banyak sayuran dan buah-buahan yang kaya akan anti-oksidan. Anti-oksidan menjaga sel-sel otak dari kerusakan akibat proses oksidasi. Hal ini dikuatkan dengan berbagai penelitian yang mengungkapkan bahwa pasien-pasien penyakit Alzheimer (pikun) memiliki status anti-oksidan yang rendah. Contoh bahan yang banyak mengandung anti-oksidan (polifenol) yakni strawberry, blueberry, kenari, buah anggur, cocoa, dan anggur merah. James Joseph, PhD (2009) melaporkan dalam Journal of Nutrition bahwa blueberries, strawberries, Kenari dan buah anggur dapat memperbaiki kemampuan otak pada orang-orang dengan gangguan kognitif ringan.

Selain itu, semakin banyak pula studi yang menyimpulkan pentingnya asam-asam lemak Omega 3, terutama docosahexaenoic acid (DHA) dalam menjaga fungsi mental dari otak. Sumber-sumber utama DHA adalah ikan tuna dan Salmon, Kenari, dan minyak zaitun. Lebih lanjut, para peneliti dari University of California, Los Angeles mengaitkan konsumsi temulawak dan kunyit dengan perlindungan dari risiko Alzheimer. Dan pola makan serta cara memasak sangat berperan dalam memelihara fungsi otak, ini dibuktikan oleh para ilmuwan dari Columbia University yang menyatakan dalam Archives of Neurology (2007) bahwa orang-orang yang memiliki pola diet ala Mediterania kurang berisiko terkena penyakit Alzheimer. Mereka sering mengkonsumsi minyak zaitun, kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau, serta mereka memasak makanan mereka dengan cara memanggang bukan menggoreng.

Olahraga

Perbanyaklah olahraga yang melatih kerja jantung seperti jalan kaki, jogging, renang, atau bersepeda. Menurut Dr. John Ratey, professor psikiatri di Harvard Medical School, gerak badan yang sedang-sedang saja misalnya hanya 5 atau 10 menit sehari dapat sangat membantu mencharge sirkuit-sirkuit mental di otak dan membantu melawan stres, mempertajam pemikiran dan bahkan meningkatkan kemampuan mengingat.

Mulailah olahraga dengan 5 atau 10 menit sehari atau menurut kemampuan anda, 3 kali seminggu, kemudian secara bertahap tingkatkan frekuensinya hingga 5-7 kali seminggu dan durasinya pun ditambah. Prinsip yang harus diingat adalah hitunglah denyut nadi anda saat istirahat, normalnya 60-100 per menit. Lalu hitung prediksi denyut jantung maksimal dengan rumus: 220 umur. Misalnya, umur anda 40 tahun, maka prediksi denyut jantung maksimal anda saat berolahraga adalah 180 per menit. INGAT, ini bukanlah target yang dianjurkan untuk dicapai saat berolahraga. Target yang dianjurkan adalah 60-80 persen dari denyut jantung maksimal atau lebih rendah. Berkonsultasilah dengan dokter anda sebelum menentukan target latihan, terutama apabila anda memiliki kondisi medis tertentu maka harus lebih hati-hati.

Berpikir Positif

Ungkapan bahwa you are what you think you are patutlah direnungkan karena hal tersebut bisa menjadi kenyataan. Sebagai contoh, apabila kita berpikir bahwa kita bisa lulus tes CPNS dengan cara belajar yang giat, maka terdapat dua kemungkinan yakni kita belajar dan kita lulus atau kita belajar tapi belum lulus (setidaknya ada peluang lulus). Akan tetapi, apabila sejak awal kita sudah berpikir bahwa kita pasti tidak bisa lulus ujian CPNS karena satu dan lain hal, maka dengan sendirinya kita telah mematahkan semangat kita untuk belajar, artinya dengan tidak belajar maka peluang lulus menjadi tertutup. Pikiran negatif seperti inilah yang harus dibuang jauh-jauh bila ingin kehidupan mental kita sehat.

Sebaliknya, berpikir positif sangat bermanfaat bagi kesehatan mental. Marilah kita memulai hari dengan melihat gelas yang setengah penuh bukan setengah kosong. Banyak studi yang mempelajari orang-orang yang tetap tajam fungsi mentalnya walaupun telah berusia senja menyimpulkan bahwa cara mereka memandang diri mereka sebagai orang-orang yang berguna, efektif dalam hidup mereka dan merasa puas dengan diri mereka adalah jawabannya.

Asah Otak

Otak bagaikan mesin super yang apabila tidak digunakan akan berkarat. Berusalah tetap aktif, memelihara kontak sosial, membaca, mengisi teka-teki, dan selalu belajar hal baru. Albert Einstein berkata bahwa jika seseorang mempelajari satu subjek hanya 15 menit sehari maka dalam setahun dia akan menjadi ahli, dan dalam lima tahun dia bisa menjadi ahli tingkat nasional (Amen, 2005).

Beberapa cara lain untuk meningkatkan kemampuan otak adalah dengan jalan melatih konsentrasi, bisa dilakukan dengan meditasi dan mendengarkan musik klasik. Sara Lazar (2006), psikolog di Harvard Medical School, yang memimpin sebuah studi mengenai praktik meditasi mendapatkan data bahwa meditasi dapat menunjang plastisitas kortikal pada orang dewasa di area-area yang penting untuk pemprosesan dan keadaan sehatnya kognitif dan emosional. Temuan ini konsisten dengan studi-studi lainnya yang menunjukkan meningkatnya ketebalan area-area musik pada otak para musisi, dan area-area visual dan motorik pada otak para pemain akrobat. Dengan kata lain, struktur otak orang dewasa dapat berubah sebagai respons terhadap latihan atau praktik yang berulang-ulang.

Setelah membaca dan memahami tulisan ini, semoga saudara-saudari memperoleh manfaatnya untuk kehidupan yang lebih baik, lebih sehat, dan lebih berbahagia. (Herdy Munayang)
Sumber: radarsulteng.com

Artikel Kesehatan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris