Obat Osteoporosis Perlambat Kanker Tulang

8 Desember 2010 Artikel Kesehatan


Sebuah studi terbaru yang digelar oleh peneliti Inggris telah menemukan bahwa sebuah obat yang biasa digunakan untuk mecegah penipisan tulang bisa memberi harapan kepada pasien kanker agar bertahan hidup lebih lama.

Penderita osteoporosis atau tulang rapuh, oleh dokter, sering diberikan obat guna memperkuat tulang dan memperlambat penipisan tulang. Obat ini ternyata juga bisa diberikan kepada pasien kanker yang mengalami gejala penipisan tulang seperti multiple myeloma di mana sel-sel tulang perlahan merusak tulang sumsum sehingga menyebabkan kerapuhan.

Melalui sebuah studi komprehensif, para peneliti menemukan bahwa obat yang bernama asam zoledronic mampu meningkatkan harapan hidup para penderita kanker yang mengalami penipisan tulang.

Profesor Gareth Morgan dari Institut Penelitian Kanker di London dan Profesor Walter Gregory serta Anthony Child dari Unit Penelitian dan Uji Coba Klinis di Universitas Leeds membandingkan asam zoledronic dengan obat sejenis yakni, asam clodronic, pada 2.000 pasien. Ditemukan bahwa asam zoledronic ternyata bisa mengurangi risiko kematian hingga 16 persen secara rata-rata jika dibandingkan dengan asam clodronic.

"Peningkatan harapan hidup dengan asam zoledronic terbilang signifikan setelah dilakukannya analisis terkait dengan penurunan risiko penipisan tulang. Data ini pun bisa menambah bukti klinis yang mendukung bahwa asam zoledronic mampu menjadi zatantikanker pada pasien yang baru terdiagnosis kanker," kata para peneliti seperti dikutip oleh The Telegraph.

"Meski kami belum mengidentifikasi secara pasti mengenai mekanisme aksi obat tersebut, ini tetaplah merupakan langkah awal penelitian asam zoledronic jika dibandingkan dengan asam clodronic dan ditemukan bahwa asam zoledronic mampu membantu mengatasi multiple myeloma," tambah mereka.

Penemuan ini telah dimuat pada jurnal medis The Lancet edisi Desember 2010 dan dihadirkan pada pertemuan American Society of Hematology di Orlando, Florida.

Sumber: mediaindonesia.com