Nyeri Suntik Tak Terasa dengan Jarum Nyamuk

30 Maret 2011 Artikel Kesehatan


Para ilmuwan telah mengembangkan sebuah jarum suntik yang akan mengurangi efek nyeri suntik. Itu karena bentuknya yang menyerupai bagian mulut nyamuk. Jarum ini diciptakan dengan meniru belalai nyamuk yang bergerigi dan nyaris tidak menyentuh kulit sehingga Anda seakan tidak merasakan gigitan awal, menurut laporan New Scientist.

Di sisi lain, jarum suntik standar biasanya mengandung banyak logam dan kontak dengan kulit sehingga merangsang syaraf dan menimbulkan rasa sakit. Seiji Aoyagi dan rekan-rekannya di Universitas Kansai di Osaka, Jepang, berharap desain baru ini bisa membantu pasien diabetes yang harus mengambil sampel darah.

Jarum ini Terukir dari silikon, jarum meniru tiga bagian mulut nyamuk yakni dua gerigi maxillae dan labrum tubular.

Tidak seperti penelitian Aoyagi sebelumnya dalam meniru metode gigitan nyamuk, masing-masing bagian tadi digerakkan oleh alat kecil mengandung timbal zirkonium titanat (PZT) yakni sebuah kristal piezoelektrik yang tidak terlalu mengembang ketika dikenai tegangan bolak-balik. Getaran dari kristal dapat digunakan sebagai sarana sederhana untuk mengontrol bagaimana jarum masuk ke kulit.

Bagian-bagian jarum masuk ke kulit dalam urutan yang sama seperti pada nyamuk, bergetar sekitar 15 hertz untuk memudahkan masuk ke kulit, pengamatan melalui mikroskop terhadap nyamuk berkecepatan tinggi.

Aoyagi telah menguji jarum itu kepada dirinya sendiri dan tiga relawan. Mereka sepakat rasa sakit memang jauh berkurang, tetapi rasanya berlangsung lebih lama jika dibandingkan dengan jarum suntik konvensional.

Sumber: mediaindonesia.com