Nurofen Mampu Perlambat Parkinson

8 Maret 2011 Artikel Kesehatan


Obat pereda rasa sakit yang telah umum dikonsumsi, ibuprofen, diketahui bisa membantu menghambat munculnya gejala parkinson yakni penyakit yang biasanya dialami mereka yang berusia 50 tahun ke atas dengan adanya ganguan pada otak sehingga menyebabkan tremor, gerakan lambat, dan kekakuan otot.

Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat, terlihat bahwa ibuprofen yang dipasarkan di Inggris dengan merek Nurofen, mampu menurunkan risiko penyakit parkinson sebanyak 38 persen. Sementara itu, obat penghilang rasa sakit lainnya seperti aspirin, naproxen, dan diklofenak diketahui tidak memiliki efek yang sama.

Para peneliti percaya bahwa ibuprofen berpotensi memiliki kemampuan unik untuk melindungi sel-sel otak yang hilang pada pasien parkinson. Jika benar demikian, obat dapat membantu untuk menahan penyakit progresif. Akan tetapi, para ahli memperingatkan bahwa penggunaan ibuprofen berlebihan bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya, seperti pendarahan gastrointestinal.

Untuk itu, peneliti lalu menganalisis data dari sekitar 37 pria yang berprofesi sebagai ahli kesehatan dan sekitar 99 ribu perawat perempuan selama enam tahun. Selama itu, ditemukan sebanyak 156 laki-laki dan 135 perempuan didiagnosis dengan penyakit Parkinson, seperti yang dikutip dari Press Association, Rabu (2/3). (Pri/OL-06)

Sumber: mediaindonesia.com