Mitos Makan yang Perlu Anda Ketahui

30 Agustus 2010 Artikel Kesehatan


Meskipun sarapan itu penting, namun sarapan bukanlah sebuah peluru magis. Dan melewati waktu sarapan bukanlah penghancur program diet. Dapatkan kebenaran di balik kesalahpahaman umum akan mitos berapa kali Anda harus makan dan waktu makan yang tepat.

Apakah sarapan setiap hari dapat membantu menurunkan berat badan?

Ya, sarapan setiap hari dapat membantu Anda melenyapkan beberapa kilogram tapi takkan berhasil tanpa pilihan sarapan yang sehat. Sebuah penelitian menunjukkan mereka yang melakukan sarapan cenderung makan junk food dan menunda waktu untuk berolahraga. Mereka yang melewatkan waktu untuk sarapan, di sisi lain, biasanya menumpuk kalori sebelum hari berakhir. Para peneliti menemukan 78 persen dari pria dan wanita yang termasuk ke dalam National Weight Control Registry berhasil menurunkan berat badan rata-rata sebanyak 66 pounds setelah lebih dari 5 tahun dengan menikmati sarapan setiap hari.

Apakah mengemil lebih sehat daripada makan tiga kali dalam sehari?

Tidak. Makan makanan kecil sepanjang hari tidak lebih baik bagi Anda dibandingkan menikmati sarapan, makan siang dan makan malam. Ide bahwa mengemil itu lebih sehat datang dari beberapa penelitian lama yang menunjukkan sering makan sepanjang hari dapat membakar lemak lebih banyak dan menurunkan insulin. Namun penelitian terbaru menunjukkan tidak ada manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengemil. Mengemil tidak lebih sehat daripada makan tiga kali sehari, menurut American Dietetic Association.

Saya selalu mengkonsumsi makanan berkalori tinggi saat makan malam. Jika saya sehat, apakah beralasan untuk tidak melakukannya lagi?

Sulit untuk dikatakan. Secara intuitif, kedengarannya hal itu seperti sebuah ide yang buruk. Para peneliti mengatakan mereka yang mengurangi frekuensi makannya sekali cenderung makan lebih sedikit secara keseluruhan. Jadi kebiasaan makan Anda benar-benar dapat membantu Anda untuk tetap langsing. Di sisi lain, penelitian singkat yang dilakukan oleh para ilmuwan dari USDA menemukan bahwa makan hanya satu kali dalam sehari dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, gula darah dan kolesterol. Jika tes darah tahunan Anda menunjukkan peningkatan beberapa faktor yang menunjukkan resiko utama untuk penyakit jantung atau diabetes, ada baiknya Anda mempertimbangkan kembali strategi pola makan Anda.

Apakah snack sebelum tidur membuat Anda gemuk?

Tidak. Tapi bukan berarti Anda bisa menikmati kue setiap malam sebelum tidur. Mengkonsumsi lebih banyak kalori dari yang dapat dibakar tubuh Anda justru akan menghasilkan gulungan perut dan paha yang lembek tidak peduli berapa kali Anda makan berlebihan. Kebiasaan mengemil di depan televisi setiap malam akan menaikkan berat badan sama halnya dengan makan enam omelet telur untuk sarapan atau menghabiskan setoples selai kacang setiap sore.

Makanlah lebih sedikit kalori dari yang Anda butuhkan dalam sehari dan Anda akan kehilangan berat badan. Sarapanlah karena sarapan dapat membantu Anda untuk mengontrol kalori lebih baik. Bukan karena sarapan adalah makanan ajaib. Makanlah dengan porsi yang membuat Anda puas dan bersemangat. Tidak ada satu metode makan yang dapat disamaratakan kepada semua orang.

Sumber: jawaban.com