Minum Soda dengan Sedotan Bisa Mengurangi Risiko Gigi Rusak?

27 Januari 2015 Artikel Kesehatan


Salah satu penyebab gigi berlubang, keropos, atau rusak adalah konsumsi soda yang berlebihan. Selain itu, soda juga bisa meningkatkan risiko obesitas, gagal ginjal, hingga diabetes. Zat kimia yang terkandung dalam soda menempel pada gigi sehingga membuat gigi menjadi rusak.

Namun ada sebuah tren dari Eropa, dimana minum red wine dengan sedotan. Hal ini dilakukan untuk menjaga warna gigi tetap putih dan tidak terpengaruh oelh warna merah wine. Mengetahui tren tersebut, banyak orang juga percaya bahwa minum minuman bersoda dengan sedotan bisa mencengah gigi rusak. Benarkah?

Dr Euan Swan dari Canadian Dental Association mengatakan bahwa mengonsumsi minuman bersoda melalui sedotan memang akan meminimalisir paparan minuman bersoda dan pemanis pada gigi. Jadi. gigi bisa terhindar dari zat-zat yang bisa membuatnya rusak atau berubah warna.

Mohamed A Bassiouny, DMD, MSc, PhD juga mengungkapkan pendapat serupa. Ia menyarankan agar Anda tidak meminum soda langsung dari botol atau kalengnya, namun menggunakan sedotan.

"Gunakan sedotan untuk minum soda. Letakkan agak jauh di bagian belakang mulut sehingga soda tak menyentuh gigi dan langsung menuju tenggorokan. Ini akan mengurangi potensi gigi rusak karena asam yang terkandung di soda," ungkap Bassiouny.

Bassiouny mengatakan biasanya gigi yang rusak disebabkan oleh soda berwarna gelap. Kerusakan pun biasanya terjadi di dekat akar gigi atau daerah dekat gusi.

Paula Jones, DDS, FAGD, pakar kesehatan gigi dari Academy of General Destistry (AGD) mengatakan, cara lain untuk menghindari kerusakan gigi dari mengkonsumsi soda adalah berkumur. Berkumur dapat mengurangi haus yang dirasakan tenggorokan dan meminimalisir kemungkinan untuk kembali menenggak soda.

Walaupun begitu, menghilangkan asam dari minuman yang sudah menempel di gigi setelah minum soda tak boleh langsung dibersihkan dengan menggosok gigi. Tunggu selama 30 menit, sebab menggosok gigi malah akan menambah kerusakan enamel yang melunak karena terpapar soda tadi.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)