Menguap Bikin Otak Relaks

26 September 2011 Artikel Kesehatan


Menguap biasanya dianggap sebagai pertanda seseorang tengah bosan atau lelah. Namun tak sekadar itu, aktivitas menguap ternyata juga berfungsi sebagai metode untuk mengatur suhu otak, menurut sebuah studi baru.

Sebuah studi yang dipimpin oleh Andrew Gallup, sebuah asosiasi penelitian postdoctoral di Princeton University's Department of Ecology and Evolutionary Biology merupakan studi terhadap manusia pertama untuk membuktikan bahwa frekuensi menguap bervariasi sesuai dengan musim. Selain itu, orang akan cenderung menguap ketika panas di luar ruangan melebihi suhu tubuh. Hal ini menunjukkan bahwa menguap bisa menjadi mekanisme pendinginan otak secara alami.

Gallup dan rekannya, Omar Eldakar, mendokumentasikan frekuensi menguap dari 160 orang pada musim dingin dan musim panas di Tucson, Arizona, dengan 80 orang untuk setiap musim. Mereka menemukan bahwa peserta lebih cenderung menguap di musim dingin, bukannya musim panas ketika suhu ambien setara dengan atau melebihi suhu tubuh.

Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa suhu hangat tidak memberikan bantuan apa pun untuk otak panas, yang menurut teori thermoregulatory, pertukaran panas dengan suhu dingin terjadi bila udara ditarik selama menguap. Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Evolutionary Neuroscience edisi September 2011. (Pri/OL-06)

Sumber: mediaindonesia.com
Tags