Mencegah Dehidrasi pada Anak

25 Agustus 2009 Artikel Kesehatan


Aktivitas minum air bisa tampak sebagai hal yang sepele. Padahal kebiasaan mengonsumsi cairan yang cukup dapat mempertahankan hidrasi atau kebutuhan tubuh terhadap air dan mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan.
Meskipun kini udara tidak terlalu panas yang berpotensi menyebabkan dehidrasi akibat tingginya volume keringat, Anda harus tetap waspada. Pasalnya, anak seringkali asyik bermain sehingga lupa untuk minum guna menjaga kadar air dalam tubuh.

Padahal kandungan air dalam tubuh bayi dan anak usia bawah lima tahun (balita) lebih banyak dibandingkan orang dewasa.

Secara sederhana, ukuran kebutuhan cairan untuk anak yang memiliki berat 10 kg maka kebutuhannya 1.000 cc per hari. Kemudian, untuk 10 kg selanjutnya, kebutuhan cairan pada anak bertambah menjadi 1.500 cc per hari.

Perlu diingat, jumlah tersebut jika anak berada dalam kondisi normal. Artinya, tidak dalam keadaan sakit atau melakukan aktivitas yang berlebihan.

Apabila anak berkeringat akibat udara panas atau berolahraga, maka cairan yang masuk kedalam tubuhnya juga perlu ditambah yaitu sekitar 10-20 cairan dibandingkan kebutuhan normal per hari.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari terjadinya dehidrasi pada balita Anda, antara lain:
Biasakan si kecil untuk minum secara teratur setiap hari, terutama bila dia banyak beraktivitas. Cairan yang dikonsumsi sebaiknya diatur agar bervariasi.Anak harus minum air paling tidak 8 gelas sehari. Anda dapat memberinya dalam bentuk kombinasi aneka jenis cairan, seperti jus buah, buah segar, sup, dan lain-lain.Berilah minuman sebelum balita Anda mulai beraktivitas, seperti bermain di halaman.Tetaplah beri minuman pada si kecil, sekalipun dia tidak begitu haus.Jika bayi atau balita terlihat lemas dan bibirnya kering, segera beri minum. Atau, buang air besarnya terlihat cair, segera berikan minum yang cukup. (ri) Sumber: Republika Online (republika.co.id)