Masih Muda Ada Uban? Pasti Kurang Nutrisi Ini...

8 Agustus 2013 Artikel Kesehatan


Salah satu yang dapat mempengaruhi penampilan kita selain jerawat adalah tumbuhnya uban di rambut. Uban dapat tumbuh di rambut karena akibat dari adanya perubahan warna dari pigmen rambut yang dikenal sebagai melanin.

Perubahan tersebut terjadi akibat kurangnya asupan oksigen yang diterima batang rambut. Batang rambut menerima sari-sari makanan dari ujung-ujung pembuluh darah dan zat yang dihisap tersebut kekurangan oksigen. Itulah mengapa susunan rambut menjadi tidak baik, kemudian mempengaruhi melanin rambut dan terjadilah uban.

Uban seringkali hadir karena usia, namun jangan heran jika orang yang masih berusia muda juga beruban rambutnya. Tidak hanya faktor usia, uban juga bisa timbul karena keseharian kita seperti radikal bebas, sering stres dan depresi serta gaya hidup yang kurang sehat.

Tidak hanya itu, uban juga bisa timbul karena kekurangan zat-zat makanan tertentu. Gizi seimbang merupakan faktor penting dalam menjaga warna rambut dan kesehatannya, sehingga kekurangan zat makanan akan menyebabkan timbulnya uban. Selain mencegah timbulnya uban, memilih makanan yang sehat juga memperbaiki fungsi tubuh yang memperbaiki kesehatan rambut.

Ada beberapa nutrisi yang harus anda penuhi untuk mencegah timbulnya uban seperti nutrisi berikut:

1. Selenium
Zat ini dapat ditemukan pada makanan dari gandum, kismis, kacang-kacangan, biji bunga matahari, dan ikan mackerel.
Selenium dibutuhkan untuk kerja dan produksi hormon, termasuk hubungannya dengan kesehatan dan proses penuaan rambut. Selenium kerap digunakan untuk mengobati uban karena perannya yang melawan proses penuaan dan radikal bebas.

2. Vitamin B
Salah satu penyebab uban cepat timbul adalah kekurangan asam folat dan biotin. Vitamin B6 dan B12 merupakan zat penting dalam produksi sel darah merah yang berfungsi mendistribusikan oksigen dan nutrisi ke kulit kepala. Selain itu, vitamin B2 membantu produksi hormon dan menyeimbangkan sistem tubuh yang memengaruhi warna rambut.
Makanan yang kaya vitamin B antara lain produk susu, roti gandum utuh, sereal, pasta, daging ayam, daging sapi, telur, dan sayuran-sayuran hijau.

3. Tembaga
Kekurangan tembaga dalam tubuh berhubungan dengan timbulnya uban. Tembaga merupakan zat gizi penting untuk pembentukan melanin, sumber warna rambut.
Makanan sumber tembaga yang baik yaitu cokelat hitam, hati sapi, biji bunga matahati, kacang mede, lentil, jamur, selai kacang, dan almond.

4. Vitamin A, C, dan E
Meski uban dapat disebabkan oleh proses penuaan, konsumsi makanan yang kaya antioksidan dapat menunda prosesnya. Vitamin yang berefek antioksidan dapat melawan radikal bebas yang berkaitan dengan penuaan. Vitamin A, C, dan E termasuk kelompok vitamin yang merupakan antioksidan kuat.
Makanan yang kaya vitamin A antara lain sayuran dan buah-buahan berwarna oranye dan kuning, produk susu, dan sayuran hijau gelap. Vitamin C dapat dijumpai pada bluberi, stoberi, jeruk, kentang, melon, dan tomat. Dan vitamin E dimiliki oleh sayur-sayuran hijau, kacang-kacangan, dan gandum. Agar kandungannya tidak hilang, makanan yang mengandung vitamin-vitamin ini sebaiknya tidak diproses terlalu lama.

(Dikutip dari berbagai sumber)