Manfaat Melatonin bagi Kesehatan Tubuh

18 Juli 2018 Artikel Kesehatan


Gangguan sulit tidur di malam hari atau biasa dikenal dengan insomnia kerap dialami oleh masyarakat saat ini. Ada berbagai hal yang menjadi penyebab seseorang mengalami gangguan tidur, salah satunya adalah menurunnya kadar melatonin dalam tubuh. Melatonin merupakan antioksidan alami yang diproduksi oleh tubuh dan dari sayuran dan buah-buahan, saat kita mengonsumsi makanan yang kaya melatonin seperti pisang, nanas dan jeruk maka kadar melatonin dalam tubuh akan meningkat secara signifikan. Melatonin adalah hormon alami yang bertindak sebagai jam internal sistem tubuh. Tingkat melatonin di dalam tubuh secara alami menurun dengan bertambahnya usia.

Melatonin bekerja dengan antioksidan lain untuk meningkatkan efektivitas tubuh, selain itu melatonin juga telah terbukti dua kali lebih aktif sebagai vitamin E, dan diyakini sebagai antioksidan lipofilik yang paling efektif. Melatonin berbeda dari antioksidan klasik lainnya, seperti vitamin C dan vitamin E, melatonin memiliki sifat amphiphilic.

Melatonin akan membantu menjaga siklus sirkadian atau dalam istilah yang sederhana adalah membantu tingkat jam biologis tubuh melalui komunikasi antar sel, oleh karena itu apabila tingkat melatonin menurun maka itu normal bagi orang tua, yang biasanya tidur lebih awal dan bangun pagi, selain itu mereka juga cenderung menderita gangguan tidur. Hormon ini membantu menjaga kesehatan sel melalui penyembuhan diri dan pemulihan.

Manfaat melatonin bagi kesehatan:
1. Membantu Penderita Parkinson

Melatonin juga mungkin memainkan peran penting dalam membantu pasien yang menderita penyakit Parkinson. Penyakit ini berhubungan dengan gangguan sekresi melatonin di otak, sehingga melatonin tambahan dibutuhkan untuk membantu efisiensi tidur dan mencegah kerusakan sel syaraf akibat radikal bebas pada penderita parkinson.

2. Membantu Penderita Stroke
Otak dapat mengalami kerusakan serius saat orang mengalami stroke. Pada penderita stroke, melatonin berperan melindungi otak dari kerusakan, mencegah kematian sel otak, dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit stroke. Peneliti percaya bahwa tindakan protektif melatonin dari radikal bebas, sangat menjanjikan untuk meningkatkan kesehatan penderita stroke.

3. Membantu Melawan Kanker
Salah satu peran penting melatonin lainnya adalah melawan berbagai macam kanker seperti, kanker payudara, kanker hati, kanker paru-paru, dan kanker otak. Penelitian telah menemukan bahwa tingkat melatonin yang rendah merangsang pertumbuhan beberapa jenis sel kanker payudara, dan menambahkan melatonin dapat memperlambat pertumbuhan mereka. Bukti awal juga menunjukkan melatonin dapat memperkuat efek dari beberapa obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati kanker payudara.

4. Mengurangi Gejala Migrain
Para peneliti juga menganjurkan penderita migrain menggunakan melatonin untuk mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan akibat migrain. Sakit kepala saat migrain bisa disebabkan karena menurunnya kadar melatonin akibat gangguan pada kelenjar pineal (produsen melatonin di otak). Untuk memperbaiki kekurangan ini, maka menggunakan suplemen melatonin sangat dianjurkan.

Kurangnya melatonin dalam tubuh akan mengalami gangguan tidur, tapi apabila melatonin normal maka akan membantu menstabilkan sistem saraf secara normal, secara tidak langsung akan membantu meningkatkan pola tidur secara efisien. Melatonin merupakan antioksidan kuat, yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Di sisi lain, beberapa ahli telah melakukan penelitian untuk membuktikan manfaat melatonin dalam mencegah berbagai bentuk sakit kepala dan migrain yang terkait dengan stres.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)