Manfaat Lemak Esensial untuk Anak

7 Mei 2010 Artikel Kesehatan


Pufa, atau lemak esensial, sangat dibutuhkan tubuh untuk pembentukan sel. Terutama untuk anak dalam masa pertumbuhan, yakni tiga tahun pertama, di mana otaknya mulai berkembang pesat.

Komposisi asupan lemak esensial, yakni Omega-3 dan 6, dibutuhkan 6-10 persen setiap harinya. Lemak baik ini tidak dapat diproduksi oleh tubuh, namun Anda bisa memenuhinya dari makanan seperti ikan salmon, alpukat, kacang-kacangan seperti almond, biji-bijian seperti biji bunga matahari, dan juga telur.

Sayangnya, pola makan anak tidak selalu memenuhi kebutuhan nutrisi, dalam hal ini lemak esensial. Apalagi jika orangtua terlanjur phobia terhadap lemak, sehingga konsumsi lemak baik ini minim dari segi kuantitas dan kualitas. Padahal, kekurangan asupan Pufa menjadi salah satu peningkatan risiko terhadap penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, stroke, hiperkolesterol, dan hipertensi.

Dokter spesialis gizi klinik, dr Fiastuti Witjaksono, MS, SpGK, dalam media workshop di Jakarta, Kamis (6/5/2010), menyebutkan peran penting lemak esensial:

1. Pembentukan sel membran
Asupan lemak esensial yang seimbang membantu membentuk dan mengintegrasikan sel-sel membran. Sel membran menjadi lebih lentur, mampu menyerap nutrisi lebih baik, dan mempermudah sisa pembuangan keluar dari sel. Kualitas sel membran lebih baik dan tidak mudah rusak.

2. Berdampak positif terhadap kesehatan kardiovaskular
Pola makan sehat sejak dini, dengan asupan lemak esensial seimbang, bisa mencegah penyakit kardiovaskular saat dewasa. Pola makan yang keliru dari kebiasaan sejak kecil, menimbulkan kerusakan dinding pembuluh darah.

Lemak baik ini juga memiliki peran dalam sistem saraf dan hormon. Jadi, sebaiknya mulai atur pola makan anak dengan memperbanyak konsumsi makanan mengandung Omega-3 dan 6, dengan rasio 1: 5 hingga 10 (lebih banyak Omega-3).

C1-10
/Editor: din

Sumber: Kompas.Com