Makanan Super Pengantar Diet Sukses

20 September 2010 Artikel Kesehatan


Sedang berjuang mendapatkan tubuh yang langsing dan ideal? Jika iya, tidak hanya semangat untuk berolahraga saja yang kita butuhkan. Kita juga perlu strategi memilih asupan yang tepat agar program penurunan berat badan kita bisa sukses dan maksimal.

Berikut 6 makanan super yang bisa membantu kita mengunci mulut kita dari kekhilafan untuk makan berlebih.

Apel. Satu buah apel ukuran sedang mengandung 95 kalori dan 4 gram serat. Dan penelitian terbaru, yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition, menyarankan kita untuk meningkatkan asupan serat harian kita agar bobot tubuh tidak terus melonjak.

Oatmeal. Mengonsumsi sarapan dengan makanan pelepas karbohidrat yang lambat atau ber-GI rendah, seperti oatmeal, 3 jam sebelum kita berolahraga akan membantu proses pembakaran lemak lebih banyak. Mengapa? Mengasup makanan dengan GI rendah tidak akan membuat gula darah kita melonjak setinggi mengonsumsi makanan dengan GI tinggi, seperti roti tawar putih. Dan hasilnya, kadar insulin dalam darah pun tidak ikut naik tinggi.

Insulin memegang peranan dalam memberikan sinyal ke tubuh untuk menyimpan lemak. Dengan membiarkan insulin dalam kadar rendah, akan membantu kita membakar lemak tubuh lebih baik.

Sup. Penelitian yang dimasukkan ke dalam Journal Appetite, menunjukkan orang yang memulai makan dengan semangkuk sup sayuran, akan mengasup kalori 20% lebih rendah dari makanan utama mereka.

Jamur. Sebuah studi melaporkan orang yang mengonsumsi jamur sebagai makanan pembuka, akan merasa sama puasnya ketika mereka menyantap hindangan yang terbuat dari sapi. Hanya kandungan kalori dan lemaknya lebih sedikit.

Telur. Untuk orang yang sedang melakukan program diet, sarapan dengan telur akan membuat mereka merasa kenyang lebih lama. Plus, dapat mengikis lemak 2 kali lebih banyak dibanding dengan yang mengonsumsi jumlah kalori yang sama dari roti. Tidak hanya untuk sarapan, kehadiran telur dalam salad akan menjadikanya camilan sehat dan mengenyangkan.

Kacang almon.
Mengunyahlah lebih banyak untuk menahan lapar. Inilah yang disimpulkan peneliti dari sebuah studi yang dimasukkan ke dalam American Journal of Clinical Nutrition. Mereka meminta para partisipan untuk mengunyah sekitar 113 gram almon sebanyak 10, 20, atu 40 kali.

Sukarelawan yang mengunyah terbanyak (40 kali) merasa kenyang lebih lama. Ini disebabkan, mengunyah almon lebih banyak akan melepaskan lemak yang terkandung dalam almon lebih banyak, dan nantinya akan dapat mengunci hormon pemicu lapar, ujar Rick Mattes, PhD., R.D., professor of food and nutrition di Purdue University.

Sumber: tribunnews.com