Makanan Penganggu Sistem Pencernaan

23 Agustus 2011 Artikel Kesehatan


Beberapa orang memang beruntung bisa memakan berbagai makanan tanpa diiringi efek buruk. Namun, ada pula beberapa orang dengan sistem pencernaan yang kurang baik sehingga sensitif terhadap makanan tertentu.

Berikut adalah beberapa makanan penyebab umum di balik gangguan pencernaan seperti sembelit, masuk angin, dan kembung.

1. Makanan berlemak
Bila sering dikonsumsi, makanan berlemak seperti gorengan dapat membuat sistem pencernaan bekerja ekstrakeras karena mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna. Makan makanan berlemak terlalu banyak atau terlalu sering dapat menyebabkan sakit perut. Apalagi jika mudah sekali mulas, Anda mungkin sebaiknya benar-benar menghindari gorengan.

Berikan kesempatan kepada usus Anda dengan lebih memilih makanan yang dipanggang atau dikukus daripada digoreng. Gunakan minyak sayur untuk memasak dan pilih produk susu rendah lemak.

2. Makanan berbumbu
Makanan Asia seperti Indonesia, India, China, dan Thailand terkenal gurih karena menggunakan banyak rempah. Meskipun ada beberapa orang yang mampu makan banyak makanan pedas, tapi ada pula yang tidak tahan terhadap pedas sehingga mudah mengalami gangguan pencernaan, mulas dan diare, terutama setelah makan besar.

3. Makanan asam
Tidak semua orang mampu makan makanan asam seperti tomat, jeruk, dan cuka. Bagi mereka yang sensitif akam mudah mengalami mulas atau sakit perut. Adapun minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, dan soda juga tergolong asam. Konsumsi minuman itu harus dibatasi jika Anda memiliki perut sensitif. Cobalah teh herbal sebagai gantinya.

4. Alkohol
Dalam jangka pendek, minum alkohol terlalu banyak dapat menyebabkan mulas, mual, sakit perut, dan muntah. Dalam jangka panjang, minum alkohol melebihi batas dapat merusak kerongkongan, lambung, pankreas, hati, dan usus.

5. Sorbitol
Bahan ini digunakan sebagai pemanis buatan pada beberapa makanan diet dan permen karet. Sorbitol juga ditemukan secara alami dalam plum, apel, dan buah persik. Namun, juga bisa menyebabkan kram perut, angin dan diare. (Pri/OL-06)

Sumber: mediahidupsehat.com