Makanan Panjang Umur

20 Oktober 2010 Artikel Kesehatan


Bila Anda ingin selalu sehat dan hidup lebih lama, hindari berpantang makanan atau hanya mengonsumsi satu jenis makanan saja. Konsumsi variasi makanan dalam piring Anda, terutama makanan pencegah anti-inflamasi karena itu adalah kunci untuk hidup sehat dan panjang umur.

Demikian menurut hasil penelitian yang dilakukan para ahli dari Lund University, Swedia. Mereka meneliti efek dari mengonsumsi berbagai jenis makanan, terutama yang memiliki efek anti-inflamasi terhadap kesehatan. Ternyata, lebih bermanfaat jika kita mengonsumsi aneka ragam makanan ketimbang memakannya secara terpisah.

Jenis makanan yang disarankan adalah makanan yang memiliki kadar indeks glikemik rendah (lambat menaikkan kadar gula darah), makanan yang tinggi antioksidan, kaya asam lemak omega-3, probiotik, makanan tinggi serat, serta produk serelia utuh.

Pola konsumsi yang disarankan adalah mengombinasikan berbagai variasi makanan. "Obat atau makanan dengan manfaat yang spesifik mungkin hanya memberi satu keuntungan. Namun, jika kita menggabungkannya dengan berbagai makanan lain, banyak faktor risiko penyakit yang bisa dicegah," kata profesor Inger Bjorck, ketua peneliti.

Dalam penelitian yang melibatkan 44 orang yang sehat tapi menderita kegemukan itu, para peneliti mengamati dampak pola makan bervariasi itu pada tubuh. Setelah empat minggu, orang yang makan variasi jenis makanan sehat itu memiliki kadar kolesterol jahat lebih rendah 33 persen.

Manfaat lainnya adalah rendahnya tingkat inflamasi dalam tubuh, yakni kondisi yang memicu sindrom metabolik dan diabetes. Sementara itu, fungsi kognitif dan daya ingat meningkat.

Selain variasi jenis makanan, berbagai variasi warna makanan juga disarankan menjadi bagian dari pola makan sehari-hari.

Para ahli sejak lama mengetahui bahwa inflamasi atau peradangan merupakan penyebab utama terjadinya penyakit kronik dan penyebab sel-sel normal berubah menjadi sel kanker.

Sumber: kompas.com