Makan Kangkung Bikin Ngantuk? Mitos atau Fakta?

3 Januari 2017 Artikel Kesehatan


Siapa yang tak kenal dengan sayuran yang satu ini. Kangkung seringkali diolah oleh masyarakat Indonesia sebagai masakan seperti cah kangkung. Nah, terlepas dari kelezatan dan manfaat kesehatan dari kangkung, rupanya ada mitos terkait dengan konsumsi kangkung yakni dapat menimbulkan kantuk. Mitos atau fakta? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Dari dahulu hingga kini, sebenarnya pengujian klinis yang membuktikan bahwa konsumsi kangkung dapat membuat mengantuk masih belum dibenarkan. Akan tetapi sebenarnya kangkung memang memiliki kandungan kalium yang sangat banyak. Kalium yang terkandung di dalam kangkung ini akan mengurangi tekanan darah. Bagi sebagian orang ini mampu menyebabkan rasa kantuk atau lemas.

Nah, bukan hanya kangkung, pada dasarnya jika kita mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi karbohidrat terutama yang memiliki indeks glikemik tinggi Anda juga akan mengantuk. Menurut beberapa penelitian juga, setiap manusia akan mengalami rasa kantuk secara alami di siang hari setelah jam 1 siang setiap harinya karena rasa jenuh dan lelah bukannya karena memakan beberapa makanan tertentu.

Sebagian orang juga merasakan tak ada rasa kantuk setelah konsumsi kangkung sebagai menu sarapan maupun makan siang mereka. Maka dari itu, sebenarnya mitos ini hanya berlaku bagi beberapa orang saja.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)