Lima Keajaiban Mentega Kacang

14 September 2009 Artikel Kesehatan


Bukankah seharusnya buruk karena kandungan lemaknya tinggi? Tidak perlu cemas, sebagian besar lemak ini merupakan lemak tunggal tidak jenuh yang terbukti bagus untuk kolesterol karena menurunkan kadar kolesterol jahat LDL. Kandungan lemak tidak jenuh pada mentega kacang terbukti bisa menurunkan risiko penyakit jantung hingga 25 jika dikonsumsi sebanyak 28 gram per hari. Apa manfaat lainnya? Berikut uraiannya untuk Anda.

Serat. Mentega kacang juga kaya akan serat. Serat sebanyak 8 ini bagus untuk mengontrol kadar kolesterol dan kadar gula darah. Selain itu, serat yang terdapat dalam mentega kacang juga terbukti mengurangi risiko kanker kolorektal dan atherosclerosis secara signifikan.

Protein dan mineral. Selain kaya lemak sehat dan serat, mentega kacang juga kaya protein, sekitar 24. Di samping itu juga kaya akan nutrisi-nutrisi lain seperti vitamin E, vitamin B3 dan sejumlah mineral seperti besi, magnesium, kalium, tembaga dan kalsium. Vitamin E merupakan antioksidan larut dalam lemak yang secara signifikan terbukti mengurangi risiko kanker dan penyakit kardiovaskular. Sedang vitamin B3 (yang dikenal dengan niacin) merupakan vitamin larut dalam air yang membantu pemulihan sel-sel DNA yang mengalami kerusakan (karena itu bisa melindungi dari serangan kanker) dan meningkatkan fungsi seksual dengan memastikan pengeluaran hormon-hormon seks secara benar.

Apakah semua mentega kacang mempunyai kandungan mineral yang sama? Kandungan mineral bervariasi, mentega kacang mentah dengan kulit yang ikut dihancurkan mengandung jumlah mineral yang lebih tinggi dibandingkan mentega yang murni hanya dari biji kacangnya saja.

Resveratrol dan p-coumaric acid. Mentega kacang juga mempunyai kandungan istimewa yaitu resveratrol, substansi yang terbukti berperan sebagai antikanker yang kuat. Selain itu, mentega kacang juga mengandung p-coumaric acid, sejenis polyphenol yang membantu melawan oksidatif stres (sindrom yang diyakini sebagai penyebab penyakit neurodegeneratif dan penyakit kardiovaskular"). Sumber ilmiah dari Food Chemistry, seperti yang dikutip situs womenfitness, menyebutkan kalau kacang panggang mengalami peningkatan jumlah p-coumaric acid sebanyak 22.

Mencegah batu empedu dan kepikunan. Dalam NursesHealth Studi yang melibatkan 80.000 perempuan selama 20 tahun ditemukan, perempuan yang mengonsumsi paling tidak 1 ons kacang-kacangan, kacang tanah atau mentega kacang per minggu berisiko 25 lebih rendah mengalami batu empedu. Jumlah ini bisa dicapai dengan mudah, hanya dengan mengonsumsi satu sandwich mentega kacang per minggu.

Menurut Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry, kandungan niacin pada kacang jika dikonsumsi secara teratur bisa melindungi dari kepikunan. Selain itu, mentega kacang mempunyai kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan apel dan wortel.

Mencegah penambahan berat badan. Manfaat mentega kacang dalam menurunkan berat badan masih menjadi kontroversi. Tetapi beberapa studi mengklaim kalau mengonsumsi mentega kacang lebih dari 2 kali per minggu bisa mengurangi risiko mengalami penambahan berat badan. Salah satu diantaranya adalah studi yang dipubliaksikan di jurnal Obesity. Studi ini melibatkan 8865 partisipan laki-laki dan perempuan dewasa di Spanyol dan berlangsung selama 28 bulan. Peneliti menemukan, mereka yang makan kacang-kacangan paling tidak 2 kali seminggu beriso 31 lebih kecil mengalami kenaikan berat badan dibandingkan yang lain. (OL-08)

sumber: www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat