Konsumsi Ikan Tak Jamin Cegah Gagal Jantung

5 Oktober 2009 Artikel Kesehatan


JAKARTA-Sejauh ini, ikan diyakni kalangan medis bisa menghindarkan penderita kardiovaskular dari serangan jantung dan resiko penyakit lain. Namun, penelitian terbaru yang dilaporkan European Journal of Heart Failure berpendapat lain.

Dalam penelitian disebutkan bahwa mengkonsumsi ikan tidak serta merta melindungi pasien dari resiko penyakit gagal jantung. Penelitian itu menyebut gagal jantung merupakan kondisi penurunan kerja jantung, tapi dengan pengobatan dan gaya hidup yang tepat, masyarakat mampu bertahan hidup lebih lama

Berdasarkan fakta yang dihimpun American heart Association, 5.7 juta warga AS hidup dengan penyakit gagal jantung. Angka tersebut kemungkinan bertambah mengingat 670 ribu kasus baru muncul setiap tahunnya.

"Kami uji sebagian dari masyarakat yang tidak memiliki sejarah jatung koroner dengan diberikan menu ikan dan omega tiga guna mencegah kemungkinan perkembangan gagal jantung," ujar J. Marriane Geleijnse, Asisten Profesor di Epidemilogy Wageningen University seperti yang dikutip dari Healthday, Kamis (1/10). Hasilnya, kata dia, pihaknya tidak menemukan hubungan kecuali hanya kemungkinan perlindungan yang diberikan omega tiga pada penyakit gagal jantung pada penderita diabetes.

"Secara umum terdapat bukti kuat dari perlindungan dari penyakit kardiovaskular yang berasal dari Omega 3, meskipun pendekatan ini didasari pada mekanisme yang belum sempurna," ungkapnya.

Penelitian itu mengumpulkan data yang bersumber pada 5.229 pria dan perempuan yang turut berpartisipasi dalam penelitian di Rotterdam, Belanda. Peneliti mencoba mencari tahu apakah kandungan Omega 3 dalam ikan mampu melindungi masyarakat dari perkembangan gagal jantung dan dapat diaplikasikan untuk tipe penyakit jantung lain. Dua belas tahun berselang, para peneliti menemukan bahwa 669 orang diantaranya tak terlindungi dari gagal jantung.

Secara umum, Geleijense dan kawan-kawan tidak melihat Omega 3 secara signifikan berhubungan erat dengan perlindungan terhadap pria dan wanita terkait gagal jantung. Kedua tipe jenis lemak yang diperlihatkan peneliti (EPA dan DHA) hanya bertalian dengan penurunan tekanan darah, detak jantung dan sinyal serta frekuensi jantung.

Meski begitu, ada manfaat diperoleh penderita diabetes yang mengkonsumsi ikan. Penderita diabetes, jelas Geleijense, akan terlindungi dari infraksi MyoCardiac, stroke dan sudden cardiac death (kematian akibat serangan jantung tiba-tiba).

"Sebab itu, dianjurkan untuk mengkonsumi ikan minimal dua kali setiap minggunya, terutama konsumsi ikan jenis salem, hering dan makarel," tegas dia.

Sementara itu, Dr. Gregg C. Fonarow, Professor Kardiologi dari David Geffen School of the Medicine di University of California, Los Angeles, AS, mengatakan, penyebab gagal jantung sangat berhubungan erat dengan morbiditas, mortalitas dan pembiayaan kesehatan. "Menemukan strategi efektif untuk mencegah gagal jantung merupakan prioritas kesehatan," tukas dia.

Lebih jauh dia menjelaskan, percobaan klinis menunjukan suplementasi disertai formulasi omega 3 mengurangi resiko terkini kardiovaskular dan menciptakan peningkatan ketahanan tubuh pasien yang menderita gagal jantung.

"Belajar dari penelitian yang telah diperkenalkan sebelumnya, sebagian besar memberi anjuran untuk mengkonsumsi ikan. Karena mengkonsumsi ikan berdampak pada penurunan resiko dari gagal jantung," kata Gregg. Namun, lanjutnya, penelitian terbaru malahan tidak ditemukan anjuran mengkonsumi ikan dalam kadar tinggi.

Ia mengkritisi berdasar pada persepektif acak, secara definitif percobaan klinis harusnya menyatakan apakah mengkonsumsi ikan dalam jumlah besar akan berdampak pada penurunan resiko gagal jantung.

Pendapat yang sama juga dikemukakan Direktur Pusar Riset Pencegahan di Yale University School of Medicine, Dr. David L. Katz. Menurut dia, pihaknya memiliki fakta yang jelas bahwa mengkonsumsi ikan baik untuk kesehatan secara umum dan khususnya kardiovaskular. "Seharusnya penelitian ini tidak merubahnya," kata dia.

Dia berpendapat, tren yang terjadi mengkonsumsi ikan justru mengurangi penderita gagal jantung." Kita harusnya mengharapkan adanya tambahan konribusi dari ikan bagi kesehatan dewasa ini. Ikan memilki kontribusi bagi kesehatan, terutama jantung anda. Tapi lakukan hal nyata dengan pola hidup sehat,". cr2/itz

Sumber: republika Online