Komputer Memperpendek Umur?

7 September 2009 Artikel Kesehatan


Penemuan komputer memang sangat membantu manusia dalam banyak hal, seperti pengetikan, pendokumentasian file, hingga terkoneksi dengan jaringan internet. Tetapi sesuatu yang berlebihan ternyata juga tidak baik. Jika Anda terlalu sering berada di depan komputer, waspadalah mengenai sisa umur di dunia.

Penelitian terbaru di Selandia Baru menunjukkan efek buruk bagi karyawan yang lebih banyak berdiam di depan komputer. Riset ini menyebutkan, karyawan kantor yang berjam-jam bekerja di belakang meja lebih mudah mengalami gumpalan darah beku yang mematikan, kalau dibandingkan dengan penumpang pesawat terbang yang melakukan perjalanan jarak jauh.

Riset yang dilakukan Prof Ri-chard Beasley dari Lembaga Penelitian Medis di Wellington itu memperlihatkan, sepertiga pasien rumah sakit yang mengalami deep vein thrombosis (DVT) adalah karyawan kantor yang menghabiskan waktu di depan komputer.

Sekitar 34 persen dari 62 sampel yang mengalami gumpalan darah adalah orang-orang yang dalam jangka waktu lama bekerja dengan duduk di kursi, di depan komputer. Sedangkan 21 persen penderita lainnya melakukan perjalanan jarak jauh lewat pesawat. DVT adalah pembentukan gumpalan darah di nadi dalam, paling sering di kaki.

Gumpalan itu bisa pindah ke jantung, paru-paru, atau otak yang menyebabkan rasa sakit dada, sesak nafas, hingga kematian akibat serangan jantung atau stroke.

Menurut Beasley, beberapa karyawan kantor yang mengalami gumpalan duduk selama 14 jam / hari. Beberapa diantaranya bahkan tak beranjak dari kursi selama 3-4 jam! (Amanah-32)

Sumber: Suaramerdeka.Com