Kompres Hangat Pereda Demam

25 Agustus 2009 Artikel Kesehatan


Demam merupakan keluhan yang sering ditemukan pada anak. Demam seringkali disebabkan infeksi, tetapi dapat pula disebabkan hal lain.
Demam umumnya tidak berbahaya, tetapi bila demam tinggi dapat membahayakan bagi anak. Idealnya, pemberian obat penurun demam adalah apabila suhu tubuh anak mencapai 37,5 derajat celsius. Suhu tersebut menandakan kondisi tubuh yang tidak normal atau berbahaya dan apabila dibiarkan dapat menimbulkan kejang-kejang.

Sebenarnya suhu tubuh yang naik merupakan tanda bagi tubuh untuk memberikan perlawanan. Suhu tubuh yang tinggi menandakan sel darah putih dan limfosit akan bekerja lebih baik ketimbang dalam suhu normal.

Ketika tubuh terinfeksi, virus atau parasit renik mengonsumsi darah merah dan membuat darah merah pecah. Ketika pecah, darah merah mengeluarkan senyawa yang membuat tubuh meriang atau disebut demam.

Untuk kompres, sebaiknya menggunakan air hangat. Kompres dengan air es atau dicampur alkohol tidak disarankan lagi karena akan membuat tubuh menggigil yang akhirnya akan membuat tubuh bereaksi menaikkan suhu tubuhnya.

Adapun cara mengompres yang benar adalah dengan mengelap seluruh tubuh dengan air hangat secara berulang-ulang. Air hangat membuat pembuluh darah tepi di kulit melebar dan membuat pori-pori terbuka sehingga memudahkan pengeluaran panas dari tubuh.

Ambil handuk kecil dan basahi handuk dengan air hangat, lalu dilap dari kepala sampai ke ujung kaki anak yang demam. Proses ini dilakukan secara cepat, lap bukan didiamkan dibadan. Sebaiknya pakai dua handuk jika selesai dengan handuk yang pertama, ganti dengan handuk kedua.

Proses itu dilakukan minimal selama 10 menit. Jangan takut anak menangis. Setelah itu baru dipakaikan baju yang berbahan tipis. Kalau dalam kondisi panas anak mengigil, boleh diselimuti, tapi setelah menggigilnya hilang langsung dibuka selimutnya.

Jika demam tidak turun, segera kunjungi dokter atau pusat pelayanan kesehatan terdekat. (ri)

Sumber: Republika Online (republika.co.id)