Ketahui Penyebab Pegal-Pegal

18 Desember 2013 Artikel Kesehatan


Ada macam-macam penyebab tubuh pegal linu dan terasa mudah lelah secara tiba-tiba. Apalagi jika sebelumnya jarang terjadi tapi sekarang sering mengalami lelah, ini harus diwaspadai. Orang pada umumnya kemudian mengkonsumsi obat rutin, namun tidak semua jenis obat bersifat aman dikonsumsi. Padahal pegal dan nyeri pada tubuh bisa berbahaya. Karena itu kenali penyebab tubuh mudah lelah pegal linu. Banyak orang menganggap pegal-pegal sebagai masalah sepele. Sebab, kadang dengan istirahat yang cukup atau dipakai tidur saja, pegal-pegal di sekujur badan bisa hilang dengan sendirinya.

Kebanyakan orang menganggap rasa pegal-pegal di badan dengan santai. Padahal, jika dibiarkan akan sangat mengganggu lho. Supaya Anda tahu, berikut ini ada beberapa penyebab timbulnya nyeri punggung.

Kelamaan duduk
Duduk memberikan tekanan sebanyak 40 persen pada tulang belakang. Selain itu, posisi duduk yang salah juga dapat mengubah karakteristik anatomi tulang belakang.

"Postur duduk yang salah dapat menambah ketegangan pada otot dan menempatkan tekanan pada tulang belakang," jelas Tae M. Shin, MD, ahli bedah tulang belakang di Pusat Medis St Vincent, Los Angeles.


Malas berolahraga
Aktif bergerak membantu meringankan rasa sakit dan nyeri serta memulihkannya lebih cepat. Penelitian baru menunjukkan bahwa 40 persen orang tidak aktif setelah mengalami nyeri punggung lebih mungkin untuk menunda penyembuhan atau malah membuat kondisi tersebut makin buruk.

Tidak melakukan yoga
Hampir semua jenis latihan mampu menurunkan stres dan meningkatkan sirkulasi. Tapi yoga mungkin yang terbaik. Peneliti dari Universitas Washington mengungkapkan kalau yoga menurunkan rasa sakit di punggung lebih cepat dibandingkan latihan konvensional.

Keseringan sit up
Latihan sit-up atau variasi lainnya, crunch, juga bisa menjadi pemicu sakit punggung. Hal ini dikarena sit-up tidak bekerja pada otot yang menstabilkan punggung.

Merokok
Nikotin membatasi aliran darah ke sendi yang melindungi tulang belakang Anda dan meningkatkan laju perubahan degeneratif. Merokok juga mengurangi penyerapan kalsium dan mencegah pertumbuhan tulang baru. Makanya, perokok juga berisiko dua kali lipat mengalami patah tulang saat osteoporosis dibandingkan non-perokok.

Kelebihan berat badan
Jaga berat badan Anda untuk mencegah sakit punggung. Kelebihan berat badan, terutama di daerah perut, dapat menggeser pusat seluruh gravitasi Anda dan menempatkan beban tambahan pada otot punggung Anda.

Oleh: Iman S
(Dikutip dari berbagai sumber)