Keringkan Tubuh Jauhkan Bau Badan

14 Desember 2009 Artikel Kesehatan


MANDI keringat setelah mengikuti kelas aerobik atau memasak dengan bawang putih bisa merusak aroma tubuh. Tapi, bukan hanya aktivitas tersebut, banyak faktor tidak terduga, seperti jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi akan mempengaruhi bau badan (BB) atau nafas Anda. Berikut 5 penyebab bau dan cara mengatasinya.

Tidak mengeringkan badan dengan sempurna setelah mandi

Menggosok tubuh dengan tergesa-gesa setelah mandi akan memicu masalah selanjutnya. Pasalnya, terang Dermatolog Marina Peredo, MD, dari New York, cairan bisa terjebak di lipatan kulit, seperti di bawah payudara bahkan di antara jari-jari kaki."Tidak ada akses udara di area tersebut sehingga bakteri dan jamur mudah berkembang biak saat menyatu dengan keringat, memicu bau dan iritasi," tutur Peredo, seperti dikutip situs prevention.

Cara mengatasi: Setelah mengeringkan tubuh dengan handuk, cobalah gunakan blow-dryer untuk mendinginkan area pusat, paha, kaki atau area tubuh lainnya yang mudah berkeringat.

Anda cinta makanan berbumbu menyengat

Makanan dengan bahan beraroma menyengat, seperti bawang putih, kari dan bumbu lainnya tidak hanya menyebabkan bau nafas tetapi juga bau badan. Saat dicerna, makanan ini akan menghasilkan beberapa jenis gas mengandung sulfur yang berbau. Sebagian besar produk sisa ini akan dimetabolisme di usus halus dan hati, tapi beberapa akan diserap ke dalam aliran darah dan dilepaskan melalui paru-paru dan pori-pori."Efeknya bisa bertahan selama beberapa jam," ujar Debra Jaliman dari Mt. Sinai School of Medicine.

Cara mengatasi: Anda bisa menutupi bau nafas dengan obat kumur atau mengunyah sedikit seledri segar, mint atau biji adas.

Anda hanya menyikat gigi

Jika mengabaikan lidah, nafas tidak akan sesegar yang Anda harapkan. Lidah Anda dilapisi oleh ribuan papila yang bisa menahan serpihan makanan. Jadi, jika hanya menggosok gigi dan flossing secara teratur, sisa makanan tetap bertahan di papila, mengumpulkan bakteri dan mengeluarkan hidrogen sulfida penyebab bau nafas.

Cara mengatasi: Anda bisa menggunakan obat kumur. Tapi cara terbaik mengangkat bakteri, sel-sel mati, dan serpihan makanan adalah dengan menggunakan pengikis lidah (tongue scraper). Anda juga bisa menyikat lidah dengan sikat berbulu halus.

Stres

Saat berada di bawah tekanan, tubuh akan merespon dengan menambah produksi keringat. Hal ini akan memicu bau badan.

Cara mengatasi: Cobalah minum teh sage. Teh ini mengandung zat tannin dan komponen antiseptik yang bisa menenangkan sistem saraf simpatik, yang memicu semua gejala-gejala stres.

Anda menambah asupan serat

Makanan kaya serat bagus untuk kesehatan, tapi juga membuat perut agak kembung. Menurut Mayo Clinic, makanan kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, whole grain dan kedelai membuat Anda kenyang lebih lama karena menghasilkan gas. Jenis serat seperti ini (yang dieknal dengan serat larut) tidak dicerna sebelum mencapai usus besar (makanan lain biasanya dicerna di usus halus).

Di usus besar, bakteri baik akan memecah serat yang menghasilkan hidrogen, karbon dioksida, bahkan metan. Gas ini akan menyebar dan seringkali keluar dalam bentuk gas.

Cara mengatasi: Tambah asupan makanan kaya serat ke dalam diet secara perlahan-lahan selama berminggu-minggu sehingga tubuh bisa menyesuaikan diri. Jika menggunakan suplemen serat, pastikan menambah konsumsi air sepanjang hari. Hal ini untuk membantu menggerakkan serat melewati sistem pencernaan. (OL-08)

sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat