Kenali Penyebab Kerusakan Tulang

31 Agustus 2014 Artikel Kesehatan


Tulang adalah bagian tubuh yang sangat penting bagi manusia. Adakalanya tulang mengalami gangguan hingga menghambat aktivitas, bahkan menimbulkan masalah serius. Apa saja penyebab dan gejalanya? Tulang memiliki fungsi yang sangat penting bagi manusia. Sebagai penopang tubuh, tulang berperan penting dalam menunjang aktivitas kita sehari-hari. Sedikit saja tulang terganggu, sudah pasti akan memberi rasa tidak nyaman, bahkan dapat memberi gangguan lebih lanjut seperti mati rasa atau kelumpuhan. Maka agar terhindar dari gangguan tulang, Anda perlu mengenali jenis-jenis dan gejalanya sedini mungkin.

Data statistik menunjukkan bahwa hampir 85 persen warga dunia paling tidak sekali seumur hidupnya pernah mengalami gangguan tulang, terutama tulang belakang. Kebanyakan keluhan yang timbul diakibatkan oleh posisi tubuh yang kurang tepat saat sedang beraktivitas. Selain itu juga karena adanya trauma dan kelainan postur tulang.

Berikut beberapa penyebab kerusakan pada tulang manusia:

1.Kekurangan Vitamin D

Sebagai vitamin yang diperlukan bagi proses osifikasi (penulangan), vitamin D berperan penting dalam proses pertumbuhan seseorang. Anak-anak yang kekurangan vitamin D dapat mengalami rakitis. Kelainan ini dapat terlihat dari bentuk kakinya yang menyerupai huruf O atau X. Sedangkan orang dewasa yang kekurangan vitamin D dan zat kapur dapat mengalami penyakit osteomalasia, yaitu melemahnya tulang yang telah terbentuk sehingga tulang melunak.

2.Kebiasaan yang Salah
Posisi tubuh yang salah dilakukan dan sudah menjadi kebiasaan pun dapat membuat tulang mengalami kelainan. Beberapa di antaranya adalah Lordosis, yaitu kelainan pada tulang leher dan pinggul yang terlalu bengkok ke depan. Kemudian kifosis, dimana adanya kelainan tulang punggung yang terlalu bengkok ke belakang, ini disebabkan kebiasaan duduk dengan posisi terlalu membungkuk. Selain itu ada juga scoliosis, yang menyebabkan ruas-ruas tulang belakang membengkok ke kiri dan kanan.

3.Kerusakan Alami
Akibat adanya stimulus yang bersifat patologis, akan menyebabkan kematian sel. Stimulus yang terlalu berat dan berlangsung lama akan mematikan sel sehingga sel tak mampu lagi melakukan penyesuaian dengan perubahan. Kerusakan sel ini disebut nekrosa, dimana terjadi kerusakan pada selaput tulang sehingga tulang menjadi rusak sehingga sebagian tidak memperoleh makanannya, hingga kemudian mati.

4.Kecelakaan
Tulang dapat terganggu akibat adanya kecelakaan yang pernah dialami, antara lain adalah adanya memar dan fraktura atau patah tulang. Memar merupakan suatu gangguan berupa sobeknya selaput sendi yang diikuti terlepasnya ujung tulang dari sendi atau disebut urai sendi. Sedangkan fraktura, dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu patah tulang tertutup, dimana tulang yang patah tidak merobek kulit, lalu patah tulang terbuka, yang tulang patahnya merobek kulit dan mencuat, kemudian yang ketiga adalah fisura, terjadinya keretakan tulang.

Demikian beberapa penyebab dan kelainan yang terjadi pada tulang manusia dan yang perlu diperhatikan. Semoga bermanfaat.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)