Kalsium Cegah Obesitas

14 Mei 2010 Artikel Kesehatan


Mengkonsumsi kalsium sejak kecil, bisa mencegah obesitas. Penelitian baru dari Universitas Negeri Carolina Utara, Amerika Serikat, menunjukkan asupan kalsium yang kurang saat kecil, mengancam kesehatan tulang dan mungkin juga menyebabkan obesitas.

Penelitian ini dilakukan atas 24 babi baru lahir selama 18 hari. Para peneliti menggunakan babi sebagai model percobaan untuk meneliti kesehatan manusia karena pertumbuhan tulang dan gizi babi dan manusia sama. "Babi adalah salah satu hewan yang bisa mengalami osteoporosis," kata Dr Chad Stahl, profesor ilmu hewan yang memimpin penelitian itu.

Peneliti membagi dua kelompok 24 babi itu. Kelompok pertama diberi pakan yang rencah kalsium. Hasilnya, kepadatan dan kekuatan tulang di kelompok pertama lebih rendah daripada kelompok yang banyak mengonsumsi kalsium. Para peneliti juga menemukan banyak sel dalam babi yang kekurangan kalsium tampaknya telah diprogram untuk menjadi sel-sel lemak bukan pembentuk sel tulang.

Stahl menyatakan, penelitian ini relevan untuk industri makanan bayi. Menurut dia, kesehatan tulang perlu diperhatikan sejak awal kehidupan bukan hanya pada saat anak-anak tumbuh.

Kekurangan kalsium saat usia dini mungkin menyebabkan tulang mengandung lebih banyak lemak dibanding mineral. "Itu bisa membuat babi lebih rentan terhadap osteoporosis dan obesitas kelak," kata Stahl.

Penelitian ini akan dilanjutkan dalam delapan bulan kedepan, untuk melihat pengaruh makanan terhadap kematangan seksual. (Nur Rochmi)

Sumber: Sciencedaily (tempointeraktif.com)