Kaki Kram? Yuks Ikuti Tips Mengatasinya...

18 Maret 2018 Artikel Kesehatan


Apakah sering mengalami kram dibagian kaki? Saat sedang enak-enaknya tidur misalnya? Atau pagi-pagi ketika hendak beranjak dari tempat tidur. Waspadai hal tersebut, karena bisa jadi kram yang sering dialami merupakan sebuah pertanda atau sinyal adanya kebiasaan buruk yang sering dilakukan.

Penelitian menunjukkan sepertiga orang berusia di atas 60 tahun menderita kram kaki saat tidur dan kondisi itu membuat mereka lebih sering terbangun di malam hari. Beberapa gangguan kesehatan juga bisa meningkatkan kejadian kram kaki, misalnya diabetes, penyakit vaskular periferal serta gangguan saraf muskular.

Kondisi lain yang menyebabkan kram adalah kehamilan. Beberapa penelitian juga menemukan kram pada kaki sering dialami orang yang dehidrasi atau gangguan keseimbangan elektrolit. Meski kegiatan olahraga yang keras bisa meningkatkan risiko kram namun cukup banyak orang yang mengalami kram meski di siang hari tidak berolahraga.

Berikut beberapa penyebab lainnya:

  • Berdiri terlalu lama, terutama di lantai yang keras, seperti ubin atau beton.
  • Duduk terlalu lama.
  • Terlalu banyak olahraga.
  • Kekurangan potasium/kalium, kalsium, dan magnesium.
  • Dehidrasi.
  • Konsumsi obat-obatan, misalnya obat penurun tekanan darah, diuretik, obat KB, statin, dan steroid.


Pada beberapa kasus, ada kondisi medis serius yang dapat menyebabkan kram kaki, misalnya penyakit addison, alkoholisme, hipotiroidisme, gagal ginjal kronis, diabetes, dan parkinson.

Nah, untuk itu perlu diketahui bagaimana cara mengatasinya. Berikut adalah cara mengatasi kram pada kaki:

  1. Cari tempat duduk / tempat bersandar
  2. Lepaskan alas kaki / sepatu
  3. Angkat telapak kaki yang sakit ke atas pangkuan
  4. Jangan membungkuk, karena posisi membungkuk bisa menekan daerah perut
  5. Perhatikan arah tekanan otot ketika terjadi serangan kram, bila kram menyebabkan jemari kaki dalam keadaan menguncup, gunakan tangan untuk secara perlahan menekan jemari kaki kearah atas hingga membuka kembali.
  6. Bila kram telah reda, pijat telapak kaki agar aliran darah kembali lancar.
  7. Serangan kram akan menyebabkan kontraksi yang membuat otot memendek, terapi ke arah berlawanan dengan serangan kram akan membantu membuat otot kembali memanjang, namun harus dilakukan dengan perlahan karena gerakan secara paksa / tiba-tiba dapat berisiko merobek serabut otot itu.


Semoga bermanfaat!

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)