Jus Buah atau Buah Segar?

19 November 2014 Artikel Kesehatan


Para ahli kesehatan sering menyarankan kita minum jus buah untuk menjaga kesehatan tubuh. Nutrisi pada jus buah lebih mudah diserap oleh tubuh. Namun, beberapa orang beranggapan bahwa buah yang utuh jauh lebih kaya akan nutrisi dibanding dalam bentuk jus. Kenapa? Padahal jus juga berasal dari buah yang sama, namun cara penyajiannya berbeda.

Menurut dr. Grace Judio - Kahl MSc., konsultan medis Shape Indonesia dan Light House, sebenarnya mengkonsumsi buah segar jauh lebih baik daripada minum jus. Sebab, perubahan yang terjadi saat 5 menit sebelum dikonsumsi menandakan vitamin dan meniral dalam jus tersebut teroksidasi.

Alasan lain buah segar lebih baik dibandingkan jus adalah kulit buah yang mengandung banyak serat bermanfaat. Buah seperti anggur, stoberi, dan apel, memberikan perlindungan dari sinar ultraviolet sehingga membantu menurunkan risiko kanker.

Mengkonsumsi buah segar juga bermanfaat bagi lambung dan usus. Sebab saat proses mengunyah, lambung akan bekerja dan membakar sekitar 20kkal. Buah segar sangat baik untuk anak - anak agar terbebas dari sembelit.

Konsumsi buah yang ideal adalah 2 - 3 posi sehari. Buah baik dikonsumsi sebagai pencuci mulut setelah makan atau sebagai pengganti snack saat lapar. Namun, jangan jadikan buah sebagai pelampiasan bosan atau bahan makanan di saat stress karena malah membuat berat badan menjadi bertambah.

Tapi, bukan berarti jus tidak baik untuk dikonsumsi. Agar mendapatkan khasiat yang maksimal dari jus, jangan tambahkan pemanis, seperti gula atau susu kental manis. Pemberian pemanis pada jus akan mengurangi khasiat dari buah. Jus yang selesai dibuat sebaiknya langsung diminum.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)