Jenis Alergi yang Perlu Diketahui

8 September 2014 Artikel Kesehatan


Alergi adalah salah satu penyakit yang umum terjadi di tengah-tengah masyarakat, terjadinya alergi ini seringkali di sebabkan oleh kurangnya antibodi serta cairan yang ada pada tubuh sehingga tubuh kita rentan sekali untuk terserang alergi. Alergi ini seringkali di pengaruhi oleh faktor genetika, lingkungan, serta gaya hidup tidak sehat. Nah secara umum orang yang terserang penyakit alergi suka mengalami gejala seperti terjadinya gatal-gatal di seluruh tubuh, timbulnya rasa sakit dan lelah berkepanjangan, bersin-bersin, dll.

Berikut beberapa jenis alergi yang sebaiknya perlu diketahui:

1. Alergi debu.
Setiap isi dalam rumah tidak bisa dilepaskan dari debu. Namun bagi orang yang alergi debu, benda halus tersebut bisa sangat menyiksa. Hal yang bisa dilakukan adalah mengurangi debu yang menempel di berbagai tempat seperti meja, karpet, kasur, dan sebagainya. Dalam debu juga dimungkinkan mengandung sejumlah kuman yang menimbulkan penyakit. Bagi penderita asma, debu bisa memicu kekambuhan.

2. Alergi makanan.
Makanan yang terutama memiliki kandungan protein seperti makanan laut, susu, kacang, telur, ikan, dan sebagainya dapat pula memicu alergi. Tanda alergi makanan contohnya sakit perut, muntah, gatal, sesak napas, dan sebagainya yang muncul beberapa saat usai menyantap makanan tertentu.

3. Alergi hewan.
Sejumlah orang diketahui tidak tahan saat didekati hewan tertentu. Reaksi yang muncul antara lain asma dan gangguan pernapasan. Hewan pemicu alergi biasanya yang memiliki banyak bulu seperti kucing, anjing, dan sebagainya.

4. Alergi musim.
Kadang disebut pula dengan alergi dingin atau alergi panas. Alergi ini kerap muncul kala udara sangat dingin atau sewaktu panas menyengat. Tandanya bisa berupa bersin-bersin, muncul biang keringat, dan sebagainya.

5. Alergi sengat serangga.
Penderita dimungkinkan akan mengalami inflamasi pada tempat yag digigit, kemerahan, hingga rasa gatal jika jenis sengatnya tidak membahayakan. Namun kalau seseorang alergi, pemicu ini menyebabkan anafilaksis saat keadaan parah. Tandanya seperti pingsan, sesak napas, ruam kulit, muntah hingga terjadi inflamasi di saluran napas. Kondisi ini dapat menimbulkan kematian.

6. Alergi obat.
Tiap tubuh seseorang belum tentu bereaksi positif terhadap obat. Ada obat tertentu yang bisa menimbulkan alergi. Oleh sebab itu, sering tenaga medis melakukan tes alergi dahulu sebelum memberikan obat tertentu, misalnya antibiotik.

7. Alergi bahan kimia.
Misalnya seseorang tidak tahan terhadap zat yang terkandung dalam parfum atau deterjen. Efeknya seperti muncul gatal-gatal, ruam, dan sebagainya.

Melihat kondisi-kondisi yang sangat menyulitkan kita untuk menghindari alergi, langkah paling bijak yang dapat dilakukan adalah dengan memperkuat ketahanan tubuh terhadap faktor-faktor penyebab alergi. Yang paling mudah dilakukan untuk memperkuat daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan mengonsumsi suplemen makanan yang bisa mencegah terjadinya alergi.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)