Jauhi Kafein Agar Tidak Sakit Punggung

2 Februari 2010 Artikel Kesehatan


Jangan sangka sakit punggung hanya disebabkan oleh beban berat atau posisi tidur yang salah. Kebiasaan kecil yang Anda lakukan sehari-hari tanpa sadar juga bisa menjadi pemicunya. Berikut lima hal yang bisa memicu sakit punggung dan cara mengatasinya.

Duduk terlalu lama di meja kerja.
Duduk berisiko 40 persen lebih besar menekan tulang belakang dibandingkan berdiri. Selain itu, mempertahankan posisi yang benar selama duduk bukanlah pekerjaan yang mudah. Otot-otot punggung akan melemah jika tidak digunakan dan persendian yang tidak aktif akan kehilangan pelumas dan menua lebih cepat. Karena itu cobalah melakukan peregangan dan berdirilah sekali-sekali di sela-sela jam kerja Anda.

Perjalanan panjang.
Sama seperti duduk terlalu lama di meja kerja, menyetir terlalu lama juga bisa mengencangkan otot-otot dada dan membuat bahu melingkar. Postur merosot seperti ini bisa menguras energi dan membuat Anda terlihat lebih gemuk. Selain itu, postur ini pastinya akan menimbulkan gangguan punggung dan leher. Untuk memperbaikinya, pastikan duduk dengan sudut 90 derajat, dekat dengan setir sehingga Anda tidak perlu meregangkan tubuh. Di samping itu, cobalah memanjangkan kaki dengan posisi yang disesuaikan.

Kurang aktivitas fisik.
Bergerak meredakan sakit punggung dengan lebih cepat. Hasil penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa 40 persen orang menjadi kurang aktif setelah mengalami serangan sakit punggung. Padahal, menurut ahli bedah tulang belakang Raj Rao, MD, penderita akan mendapatkan manfaat dengan bergerak, khususnya jalan kaki yang bisa menghilangkan kekakuan.

Pola makan tidak sehat.
Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan makan yang baik untuk jantung, berat badan dan gula darah juga baik untuk punggung. Penelitian dari Finlandia menemukan bahwa penderita sakit punggung lebih berisiko mengalami penyumbatan arteri ke tulang belakang dibandingkan mereka yang sehat. Peredaran darah yang sehat membawa nutrisi ke tulang belakang dan mengangkat sampah. Jika hal ini tidak terjadi, akan muncul peradangan dan zat kimia peradangan di punggung akan memicu saraf mengirim sinyal rasa sakit ke otak.

Cobalah memperbaiki hal ini dengan menerapkan diet sehat punggung yang mengurangi peradangan. Menurut buku yang berjudul The Truth about Back Pain, seperti dikutip situs prevention, Anda sebaiknya menghindari asupan kafein dan makanan olahan berlebih. Selain itu, cobalah menambah konsumsi whole grain, kedelai, kacang-kacangan dan biji-bijian, protein (ayam, ikan, daging rendah lemak), sayur dan buah.

Sepatu tumit tinggi. Sepatu bertumit tinggi akan memaksa Anda membungkukkan punggung, sehingga memaksa otot-otot tulang belakang bekerja lebih keras. Untuk mencegah sakit punggung, cobalah mengurangi frekuensi penggunaan sepatu tumit tinggi Anda. Ada baiknya meilih sepatu karet (sneaker) datar dan nyaman serta bisa mendukung kaki. (IK/OL-08)

sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat